HarianBernas.com – Komentar kontroversial dikeluarkan oleh Janusz Korwin-Mikke. Menurut politikus Polandia yang berhaluan sayap kanan tersebut, pegawai wanita harusnya menerima gaji lebih rendah daripada pegawai pria.
Alasan mengapa Korwin-Mikke melontarkan pendapat tersebut adalah karena menurutnya, kaum wanita adalah kaum yang lemah dan memiliki tingkat kecerdasaran rendah.
Komentar tersebut dibuat oleh Korwin-Mikke pada hari Kamis (2/3/2017) waktu setempat ketika sidang mengenai kesetaraan antar gender tengah digelar oleh Parlemen Uni Eropa. Pada awalnya Korwin-Mikke berkata kalau tidak ada satu pun wanita yang menempati peringkat 800 besar dalam olimpiade bidang fisika di Polandia.
Pria berusia 74 tahun tersebut kemudian menambahkan kalau tidak ada wanita yang menempati peringkat 100 besar pecatur dunia. Korwin-Mikke lantas menyimpulkan kalau wanita lebih lemah dan bodoh dibandingkan pria sehingga sudah selayaknya mereka menerima gaji lebih rendah dibandingkan kaum pria.
Pernyataan Korwin-Mikke tersebut jelas membuat panas telinga anggota parlemen wanita yang ada di ruang sidang. Garcia Perez selaku anggota parlemen Uni Eropa dari Spanyol lantas langsung menanggapi pernyataan Korwin-Mikke tersebut dengan menyatakan kalau dirinya seharusnya tidak ada di dalam gedung parlemen jika klaim yang dibuat oleh Korwin-Wikke memang benar adanya. Perez kemudian berkomentar bahwa mungkin ia harus melindungi kaum wanita Eropa dari orang-orang seperti Korwin-Wikke.
Janusz Korwin-Mikke memang sudah lama dikenal dengan komentar-komentar kontroversialnya. Ia pernah didenda oleh komisi Uni Eropa karena menggunakan bahasa rasis ketika mengikuti debat. Ia juga pernah berkata kepada wartawan The Observer kalau perilaku wanita ditentukan oleh air mani pria yang pernah tidur seranjang dengan mereka.
