Berita Terbaru
Author: Thia Destiani
Banyak startup gagal melanjutkan bisnis karena beragam alasan. Dilansir dari TechCrunch, sepanjang 2019 ada startup global berskala besar maupun kecil yang memutuskan untuk berhenti beroperasi.?
Banyak orang berlomba-lomba membuat startup di era milenial saat ini. Bahkan banyak sekali anak muda yang bermimpi atau bahkan berpikir jika membangun perusahaan miliknya sendiri adalah yang perlu dilakukan setelah lulus kuliah.?
Startup baru bermunculan setiap bulannya. Masing-masing startup menawarkan solusi untuk setiap permasalahan yang dialami manusia. Startup menawarkan solusi melalui penggunaan teknologi.
Dalam dunia startup ada tiga kemungkinan hasil akhir, yaitu gagal, sukses, dan sukses dengan spektakuler. Dan kemungkinan yang terakhir inilah yang biasanya menjadi calon unicorn (sebutan bagi startup yang telah memiliki valuasi di atas USD 1M).
Belakangan ini startup digital sedang banyak diperbincangkan. Di Indonesia sendiri sudah ada sejumlah nama yang masuk ke dalam jajaran level valuasi startup unicorn, yaitu Tokopedia, Traveloka, Bukalapak, dan OVO. Sedangkan Go-Jek yang tadinya berstatus unicorn kini sudah naik tingkat menjadi decacorn.?
Mayoritas penggerak bisnis startup adalah kalangan muda masa kini alias generasi milenial. Tidak sulit sebetulnya untuk mengembangkan bisnis startup, asalkan Anda memiliki ide inovatif yang mampu menarik perhatian investor supaya bersedia menanamkan modal dan mengembangkan perusahaan.?
Kalau rencana bisnis Anda yang ingin ditawarkan tepat mengenai sasaran, bukan tidak mungkin mereka pasti langsung mendanai. Namun, bagaimana jika proposal bisnis yang Anda presentasikan tidak bisa meyakinkan para investor
Banyak hal dan rintangan yang harus dihadapi oleh para wirausahawan, seperti modal serta strategi bisnis yang akan dijalankan. Salah-salah mengontrol keuangan dan strategi bisnis, bisa-bisa bikin bisnismu anjlok dan malah rugi.
Banyaknya angka kenaikan bisnis ini juga menimbulkan banyaknya angka bisnis startup yang mengalami kegagalan dan akhirnya tidak berkembang. Salah satu penyebabnya adalah minimnya pengetahuan mengenai legalitas bisnis.?
Suatu badan usaha dapat dikatakan telah memiliki izin serta legalitas usaha yang jelas apabila memiliki kelengkapan dokumen sebagai bukti pengesahan badan usaha tersebut.