HarianBernas.com- Tiga balapan telah dilalui pebalap Indonesia, Rio Haryanto bersama tim Manor Racing. Setelah GP China berakhir, manajemen Manor Racing terus menagih tujuh juta euro untuk melunasi sisa pembayaran uang masuk balapan F1 2016.
Untuk tampil satu musim F1, tim Manor Racing meminta biaya sebesar 15 juta euro. Uang tersebut digunakan untuk membeli dan mengembangkan mesin Mercedes yang dipakai tim balap asal London ini.
Sampai saat ini, pihak Rio baru membayar sebesar 8 juta euro yaitu, 5 juta euro dari sponsor Pertamina dan 3 juta euro merupakan dana dari keluarga Rio. Kini, Manor meminta Rio untuk melunasi yang 7 juta euro tersebut.
“Iya Manor selalu menanyakan hal itu. Sebab, jadwal pembayaran ke Manor sudah jatuh tempo,” jelas Ibu Rio, Indah Pennywati, Minggu (24/4).
Bila tak bisa melunasi utangnya, Rio bisa tidak membalap lagi di ajang balapan F1 sebagai pendamping Pascal Wehrlein, meski telah tanda tangan kontrak balapan selama semusim.
“Manor sudah meminta untuk biaya pelunasan pada bulan ini, tapi belum ada uang tambahannya. Kalau seperti ini, tidak menjamin Rio bisa ikut balapan hingga akhir musim,” ujar Indah.
Meski terancam tak bisa membalap penuh di ajang Formula 1, kabarnya Rio akan tetap optimis bersama Manor Racing. Mantan pebalap GP 2 ini mencoba tak terganggu dengan persoalan biaya.
“Saya tidak tahu apakah Rio terganggu atau tidak. Yang pasti, dia punya semangat tinggi untuk melakukan tugasnya dengan maksimal,” terang Indah.
Indah hanya pasrah bila Rio tak bisa membalap di ajang F1. Beberapa perusahaan dan pihak pemerintah yang berjanji akan membantu Rio juga tak memberi jawaban yang memuaskan. Ketika mereka sudah tahu jumlah uang yang akan dibayar, banyak pihak langsung tidak berani.
Sebelumnya, Pertamina meminta Manor Racing menyokong penuh pebalap Formula 1 Indonesia, Rio Haryanto untuk merampungkan 21 laga di musim 2016 meski belum menuntaskan pembayaran urusan keuangan sebesar 15 juta euro,Selasa malam (20/4).
Pertamina masih menunggu dana tambahan dari Kemenpora dan lembaga negara lainnya, misalnya pengumpulan dana melalui SMS yang sudah dilakukan.
Berdasarkan keterangan dari ahli bidang F1 yang didapat Pertamina, dana yang telah dan akan dibayarkan Rio telah cukup untuk dua puluh satu balapan, tambah Wianda memastikan.
Wianda dengan tegas memastikan Pertamina berkomitmen untuk membayar 5 juta euro.
?Kami menjajaki komunikasi bersama Tim Manor agar Rio menyelesaikan 21 laga. Jangan ada kendala. Kita mendukung Rio bisa selesai 21 laga,” terang Wianda Pusponegoro, Vice President Corporate Communication PT Pertamina.
Pernyataan Wianda mewakili Pertamina ini muncul karena Rio Haryanto mengabarkan bahwa dirinya memerlukan kepastian finansial agar lebih fokus pada saat balapan.
