HarianBernas.com– (12/4) Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana mengaku tidak tahu-menahu tentang kebenaran isu mengenai pemberian hadiah ke sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta.
Lulung menyatakan bahwa dirinya tidak akan diam saja jika menemukan anggota DPRD DKI yang menerima suap atau pemberian hadiah.
“Kalau di sini ada yang macam-macam, malah gue yang laporin deh. Enggak bakal gue sembunyiin,” ujar Lulung di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Selasa (12/4).
Setelah Mohamad Sanusi, Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta ditangkap KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) karena suap, isu pemberian hadiah atau janji kepada anggota DPRD DKI ini merebak ke permukaan.
Kasus reklamasi ini diduga akan menyeret banyak nama dari anggota DPRD DKI Jakarta. Beberapa anggota yang disebut menerima suap adalah mereka yang menjadi anggota Badan Legislasi Daerah (Balegda).
Pemberian hadiah atau suap, kabarnya diberikan dalam bentuk paket perjalanan ke luar negeri dan mobil Alphard, bahkan ada rumor yang mengatakan anggota dewan disuap Rp 5 miliar satu orang. Namun, tidak ada satupun anggota dewan yang mengamininya.
Terkait dugaan suap untuk Sanusi, Lulung mendukung penuh KPK untuk mengusutnya.
“Biar dia bertanggungjawablah,” ujar Lulung.
