HarianBernas.com– Hari ini, Presiden Joko Widodo menghadiri peringatan Hari Hutan Internasional untuk mencanangkan GNPTS (Gerakan Nasional Penyelamatan Tumbuhan dan Satwa Liar) di Pulau Karya, Kepulauan Seribu, Kamis (14/4).
Hari Hutan Internasional ditetapkan pada 21 Maret oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui resolusi 67/200 tahun 2012 tujuannya, meningkatkan kepedulian tentang pentingnya keberadaan semua jenis hutan dan pohon di luar hutan.
Ari Dwipayana,Tim Komunikasi Presiden, menjelaskan Presiden akan melepas elang bondol dan tukik penyu jenis sisik di pantai Pulau Karya.
Secara simbolis, Presiden memberikan bantuan sepeda dan tempat sampah ke sejumlah sekolah di Kepulauan Seribu.
Melalui peringatan ini, diharapkan negara-negara anggota PBB untuk mempromosikan peran penting hutan. Indonesia sebagai negara yang memiliki luasan hutan tropis nomor tiga terbesar, tentunya keberadaan hutan Indonesia bukan saja berdampak kepada lingkungan hidup Indonesia, tapi juga memberi efek terhadap lingkungan hidup global.