HarianBernas.com– Rio Haryanto berhasil mencapai finis di posisi ke-21 pada balapan F1 GP China yang di Sirkuit Internasional Shanghai, Minggu (17/4).
Kecepatan jet darat MRT05 yang dikemudikan Rio sebetulnya tidak terlalu pelan.
“Pada awal balapan, kami bisa bersaing dengan Sauber dan Haas. Tapi saat akhir balapan, saya kurang cepat,” jelas Rio di Facebook Manor Racing.
“Saya hanya berhasil menahan Palmer, tapi itu bagus. Saya senang sudah dua kali melihat bendera kotak-kotak,” ucap senang pebalap asal Solo ini.
Mantan pebalap GP2 bersama Campos Racing tersebut berharap bisa lebih baik lagi di GP Rusia, 1 Mei 2016. Rio ingin semua tim Manor Racing meningkatkan lagi kemampuan mobil F1 MRT05 agar bisa bersaing di papan tengah.
Meski Minggu kemarin finis di posisi 21, di ajang balapan F1 ini, Rio selalu percaya diri dengan mengatakan hal ajaib itu pasti ada. Rio sadar ada hal yang harus ditingkatkan. Tak lupa, Rio juga mengucapkan terima kasih kepada tim Manor Racing.
Sekarang, mari berikan yang terbaik untuk balapan di Rusia, ujar Rio mengakhiri.
Di sisi lain, Direktur Manor Racing, Dave Ryan mengakui cukup puas dengan hasil pertandingan GP F1 China kemarin. Dave merasa senang dengan Rio Haryanto karena di akhir balapan, berhasil mengasapi pebalap Renault.
“Rio tidak bisa mengejar Nasr. Namun tujuan Rio pada balapan kali ini adalah finis,” jelas Dave dari laman Facebook Manor Racing.
Dave Ryan juga menjelaskan bahwa Rio berhasil menahan Palmer yang berada di posisi paling belakang sepertinya, Rio melakukan hal itu dengan mudah. Singkatnya, balapan Minggu kemarin lebih baik dari balapan GP F1 Bahrain. Rasanya senang bisa melihat dua mobil kami finis,tulisnya lagi.
Lebih lanjut, Dave mengatakan, Manor Racing sudah menggunakan strategi yang bagus saat balapan GP China. Menggunakan ban berkompon paling soft/lunak di tengah balapan sehingga sukses memotong waktu dengan pembalap lain.
