Close Menu
BERNAS.id
    Berita Terbaru

    HOFA Gallery Mempersembahkan Pameran Specimens of Time: The Glitched Sublime Karya Maja Petrić, yang Dibuka selama SXSW London 2026

    June 3, 2026

    Ekoteologi: Jalan Sunyi Menyelamatkan Bumi

    June 3, 2026

    Imigrasi Palu Catat Lonjakan Pemohon Paspor, Didominasi Umrah

    June 3, 2026

    Rute Guangzhou-Palu Segera Dibuka, Imigrasi Siap Layani Penerbangan Internasional

    June 3, 2026

    Analis Keimigrasian Ahli Muda Dilantik di Imigrasi Palu

    June 3, 2026
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    BERNAS.id
    • Home
    • Regional
      • Internasional
      • Nasional
      • Daerah
        • DK Jakarta
        • DI Yogyakarta
        • Jawa Tengah
        • Jawa Timur
    • Finance

      Belanja Negara di DIY Capai Rp6,2 Triliun hingga Akhir April 2026

      June 2, 2026

      Dorong Tranformasi Digital, Bank Jakarta Raih Penghargaan Digital Brand

      May 24, 2026

      Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan, Menkeu Purbaya Hadiri Jogja Financial Festival 2026

      May 22, 2026

      Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI

      May 19, 2026

      DIY Jadi Tuan Rumah Pembukaan Seleksi Calon Anggota Industri Kreatif Syariah (IKRA) Tahun 2026

      April 30, 2026
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Karir
    • Lifestyle
    • Politik
    • Hukum
    • Other
      • Travel
      • Entertainment
      • Opini
      • Tokoh
      • Budaya
      • Religi
      • Lingkungan
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Desa
      • Beragam
        • Bernas TV
        • Citizen Journalism
        • Editorial
        • Highlight
        • Inspirasi
        • Press Release
        • GlobeNewswire
    • Channel Jakarta
    BERNAS.id
    Home»Daerah»DI Yogyakarta»Tahun 2016, Jumlah Pengunjung Pasar Tradisional di Yogyakarta Meningkat
    DI Yogyakarta

    Tahun 2016, Jumlah Pengunjung Pasar Tradisional di Yogyakarta Meningkat

    Paulus Yesaya JatiBy Paulus Yesaya JatiMay 12, 2016Updated:October 1, 2024No Comments
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email
    Share
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email

    YOGYAKARTA, HarianBernas.com– Tahun 2016, jumlah pengunjung pasar tradisional di Kota Yogyakarta naik 4,46 persen dibanding tahun 2015, tapi tidak semua pasar tradisional naik jumlah pengunjung, Rabu (11/5).

    Kenaikan jumlah pengunjung pasar tradisional ini berpijak dari hasil survei pada 31 pasar tradisional selama tiga bulan awal tahun 2016 ini.

    Berdasarkan hasil survei, jumlah pengunjung pasar tradisional sebanyak 147.326 orang per hari pada 2016 atau meningkat dibanding tahun sebelumnya 141.041 orang per hari.

    Kenaikan jumlah pengunjung banyak disumbang dari Pasar Beringharjo, Pasar Giwangan, dan sejumlah pasar tradisional yang baru rampung direhabilitasi, misal Pasar Kranggan dan beberapa pasar kelas IV dan kelas V seperti Pasar Pakuncen.

    “Kenaikan jumlah pengunjung di pasar tradisional bukti bahwa pasar tradisional masih menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Masih banyak warga yang membutuhkan pasar tradisional untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” terang Rudi Firdaus, Kepala Bidang Pengembangan, Dinas Pengelolaan Pasar Kota Yogyakarta.

    Jumlah pengunjung ke Pasar Kranggan yang baru rampung direvitalisasi naik dari 8.584 orang per hari pada tahun lalu naik menjadi 11.877 orang per hari pada tahun ini, sedangkan Pasar Beringharjo naik pengunjung sebesar 1,38 persen dan Pasar Giwangan meningkat 0,16 persen.

    Lokasi Pasar Beringharjo yang strategis dengan jenis dagangan yang sangat lengkap, menjadi daya tarik pengunjung untuk datang ke pasar tersebut.

    “Pengunjung yang datang ke Beringharjo tak hanya pengunjung lokal, tapi juga banyak dari luar daerah yang datang sehingga mampu mendongkrak jumlah kunjungan,” imbuhnya.

    Di sisi lain, ada sejumlah pasar tradisional yang menurun jumlah pengunjungnya, yaitu Pasar Demangan. Penurunan ini salah satunya disebabkan oleh pedagang yang tak tertib berjualan, misal beberapa pedagang berjualan di depan pasar, tak masuk ke area pasar,” kata Rudi.

    Rudi Firdaus berpendapat agar pasar-pasar yang mengalami penurunan pengunjung segera direhabilitasi agar kondisi di pasar tertata dan tertib sehingga masyarakat mau berbelanja di pasar tradisional.

    Share. Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email
    Paulus Yesaya Jati

    Related Posts

    Dukung Pengembangan Wisata Eco-Wellness, Dparagon Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah Daerah di Seluruh Indonesia

    June 3, 2026

    Diskriminatif dan Melanggar UUD 1945 Trah Sultan HB II Gugat UU Gelar Kepahlawanan Nasional di MK

    June 3, 2026

    Dua Pemuda Mabuk Aniaya Driver Ojol di Jogja

    June 3, 2026

    Ratusan Driver Gojek Jogja Gelar Aksi Solidaritas Bela Nadiem Makarim

    June 2, 2026

    Balanced Scorecard Muhammadiyah Resmi Diluncurkan, Fokus pada Ilmu dan Karakter

    June 2, 2026

    Festival Wayang Beber Pancasila 2026 Ajak Masyarakat Rawat Lingkungan

    June 2, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Internasional Terbaru

    HOFA Gallery Mempersembahkan Pameran Specimens of Time: The Glitched Sublime Karya Maja Petrić, yang Dibuka selama SXSW London 2026

    June 3, 2026

    Riset Terbaru Menemukan AI Berkembang Lebih Cepat Daripada Kemampuan Adopsi Pelanggan

    June 3, 2026
    Berita Nasional Terbaru

    28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Luncurkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa

    May 21, 2026

    Janabadra Club Dorong Sinergisitas Alumni Nasional untuk Kontribusi Almamater dan Bangsa

    April 13, 2026
    Berita Daerah Terbaru

    Imigrasi Palu Catat Lonjakan Pemohon Paspor, Didominasi Umrah

    June 3, 2026

    Rute Guangzhou-Palu Segera Dibuka, Imigrasi Siap Layani Penerbangan Internasional

    June 3, 2026
    BERNAS.id

    Office Address :
    Jakarta
    Menara Cakrawala 12th Floor Unit 05A
    Jl. MH Tamrin Kav. 9 Menteng, Jakarta Pusat, 10340

    Yogyakarta
    Kawasan Kampus Universitas Mahakarya Asia,
    Jl. Magelang KM 8, Sendangadi, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55281

    Email :
    info@bernas.id
    redaksi@bernas.id

    Advertisement & Placement :
    +62 812-1523-4545

    Link
    • Google News BERNAS.id
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Verifikasi Dewan Pers BERNAS.id
    BERNAS.id
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    © 2015 - 2026 BERNAS.id All Rights Reserved.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.