SOLO, HarianBernas.com — Pemerintah Kota Surakarta, Jawa Tengah akan mengumumkan penerimaan bantuan kemanusiaan untuk korban banjir akibat luapan air Sungai Bengawan Solo dari berbagai pihak pada Minggu (26/6/16). Hal ini sebagai wujud tranparansi dari Pemerintah Kota Surakarta.
“Pengumuman bantuan secara terbuka yang masuk ke posko ini merupakan tanggung jawab kami,” ujar Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkot Surakarta, Gatot Sutanto di Solo, Sabtu (25/6/16).
Lebih lanjut, usai pemberlakuan tanggap darurat selesai maka pihaknya akan segera melaporkan ke seluruh bantuan yang masuk ke posko kepada Wali Kota Surakarta, FX. Hadi Rudyatmo. Gatot menjelaskan pelaporan itu untuk membuktikan tranparasi pemanfaatan bantuan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surakarta.
Ia mengaku bantuan terus berdatangan untuk korban banjir luapan Sungai Bengawan Solo meski kini bencana banjir sudah berakhir. Bantuan tersebut berasal dari BUMN, BUMN, dan perusahaan swasta. Ketika bencana terjadi masyarakat juga banyak menerima bantuan nasi bungkus dari berbagai pihak.
Bantuin tersimpan di Posko Rumah Dinas Wali Kota Surakarta, Pemerintah akan mendistribusikan kepada sejumlah kelurahan yang terkena dampak dari luapan Sungai Bengawan Solo. Namun, masih disimpan untuk persediaan logistik.
