HarianBernas.com — Salah satu faktor yang diyakini menentukan kemajuan suatu sekolah adalah kepemimpinan. Kepemimpinan memberikan warna tersendiri pada perkembangan suatu sekolah. Hampir dapat dipastikan tidak ada sekolah yang maju tanpa kepemimpinan yang baik. Hal ini menunjukkan bahwa kepemimpinan memegang peranan penting terhadap kemajuan suatu sekolah.
Secara sederhana dapat dijelaskan bahwa kepemimpinan di sekolah bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah yang dipimpinnya. Oleh karena itu, segala daya upaya dilakukan untuk mewujudkan tujuan tersebut. Agar tercapai tujuan yang telah dirumuskan diperlukan kepemimpinan yang efektif. Apakah kepemimpinan yang efektif itu?
Kepemimpinan yang efektif adalah kepemimpinan yang dapat menggerakan dan mengelola segala potensi dan sumber daya yang dimiliki dengan optimal sehingga dapat mencapai tujuan yang diharapkan. Ada 6 (enam) karakteristik utama kepemimpinan sekolah yang efektif, yaitu: (1) memiliki visi jelas tentang apa yang ingin dicapai, (2) berpikir dan bertindak selalu bekerjasama dengan pihak terkait, (3) menghormati otonomi guru, melindungi tugas pokok dan fungsi mereka
(4) melihat ke depan, mengantisipasi perubahan dan mempersiapkan orang-orang untuk mampu menghadapi perkembangan ipteks, (5) mampu memahami realitas konteks politik dan ekonomi dan mereka mampu bernegosiasi dan berkompromi, dan (6) mampu menginformasikan dan mengomunikasi dengan jelas nilai-nilai pribadi dan pendidikan yang mewakili moral mereka untuk tujuan sekolah (MacBeath, 1998).
Bentuk kepemimpinan efektif, tidak dimulai dari dasar kekuasaan dan kontrol, tetapi dari kemampuan untuk memengaruhi orang lain dan memungkinkan orang lain untuk bertindak. Kepemimpinan efektif harus memiliki kemampuan untuk membaca dan menyesuaikan dengan konteks tertentu atau mengatur keadaan yang mereka hadapi. Dalam hal ini, perilaku kepemimpinan mereka bergantung pada konteks dan situasi.
Dua aspek yang paling penting dari bentuk kepemimpinan efektif, yaitu (1) terus-menerus dan konsisten mengelola berbagai peluang dan tantangan; dan (2) berpusat pada orang dengan pendekatan persuasif. Para pemimpin yang efektif harus tahu bagaimana batas-batas dalam rangka untuk menyampaikan informasi dan menghasilkan kapasitas untuk perbaikan.
Pada saat yang sama mereka bernegosiasi terkait kendala internal dan eksternal. Pemimpin yang efektif harus memanfaatkan banyak kesempatan untuk membuat pilihan. Fokus dalam kepemimpinan untuk perbaikan sekolah adalah kerjasama dan penyelarasan orang lain untuk nilai-nilai dan visi kepemimpinannya.
Peran pemimpin dalam peningkatan sekolah adalah untuk memastikan bahwa sekolah adalah lingkungan belajar bagi staf dan siswa. Pemimpin yang efektif cenderung menjadi reflektif, peduli dan berprinsip penekanan dimensi pada manusia daripada manajemen perusahaan.
Singkatnya, para pemimpin sekolah yang efektif membangun kapasitas untuk perbaikan di sekolah mereka. Mereka menghasilkan kondisi dan menciptakan iklim untuk perbaikan harus dimulai dan berkelanjutan. Pemimpin yang efektif mengelola bukan mendikte perbaikan.
Dalam rangka untuk perbaikan sekolah berkelanjutan, pemimpin perlu menyeimbangkan antara visi dan pengembangan kapasitas di antara staf. Para pemimpin yang efektif mempromosikan pengembangan staf dan berinvestasi dalam pemberdayaan mereka. Para pemimpin yang efektif menampilkan berbagai macam kualitas antarpribadi, seperti empati, kepercayaan, kredibilitas, keberanian, kejujuran, keadilan.
Kepemimpinan efektif untuk perbaikan sekolah merupakan bentuk kolaborasi kepemimpinan di mana sejumlah strategi yang digunakan untuk mengoptimalkan kinerja terbaik staf. Strategi-strategi yang dapat digunakan, seperti (1) menggunakan kekuatan pujian; (2) melibatkan orang lain dalam pengambilan keputusan; (3) memberikan otonomi profesional;
(4) menggunakan trilogi kepemimpinan, yaitu ing ngarso sung tulodo (di depan menjadi contoh), ing madyo mangun karso (di tengah membangun semangat), dan tut wuri handayani (memberikan dorongan dari belakang agar staf dapat mandiri).
Pesan menyeluruh tentang kepemimpinan yang efektif untuk baikan sekolah adalah membangun komunitas sekolah dalam arti luas, yaitu melalui pengembangan dan pelibatan orang lain. Kepemimpinan yang efektif untuk perbaikan sekolah adalah tentang pengembangan kapasitas pada orang lain yang berpusat pada orang dan didasarkan pada nilai-nilai pribadi dan profesional. Hal ini menunjukkan model kepemimpinan yang didasarkan pada perubahan terus-menerus dan transformasional.
