HarianBernas.com – Berpisah atau perpisahan sudah menjadi hukum alam dalam kehidupan setiap kita. Terkadang kita secara manusiawi tidak siap menghadapi realitas sunnatullah peristiwa perpisahan. Perpisahan selalu menumbulkan rasa sedih dan ketidaknyamanan dengan diiringi air mata.
Perpisahan memang bukanlah sesuatu yang harus ditakuti dan diratapi secara mendalam. Sebuah perpisahan harusnya memberikan banyak pelajaran, seperti lebih terbuka memahami dan menghargai arti seseorang serta mampu memaknai hidup yang sebenarnya. Kita bertemu untuk sebuah pelajaran dan berpisah juga menyisakan pelajaran, sembari mengatakan bahwa Hidup ini memang berharga.
Pelajaran berharga yang perlu kita pahami dan patut menjadi bahan renungan adalah jangan biarkan diri kita disyukuri orang lain karena berpisah dengan diri kita, tentu saja hal ini berarti bahwa betapa tidak bermanfaatnya hidup kita untuk orang lain. Agama mengajarkan kita agar menjadi manusia yang sebaik-baiknya dengan menjadi manusia yang paling bermanfaat bagi orang lain.
Dalam karir, perpisahan sering kali menjadi bagian dari perjalanan. Agar tetap kompetitif di industri. Untuk menambah skill, Anda bisa meningkatkan keahlian dengan sertifikasi Manajer Manajemen Talenta. Dengan keahlian ini, Anda dapat mengelola serta mengembangkan sumber daya manusia secara strategis, memastikan tim yang solid dan produktif di perusahaan.
Baca juga: 15 Kata-kata Perpisahan Kerja yang Baik dan Berkesan
Kenapa Perpisahan Harus Direlakan?
Perpisahan itu tanpa harus menyalahkan siapa-siapa apalagi meninggalkan dendam dan kebencian. Kita harus mensyukuri bahwa tanpa pertemuan kita tidak akan pernah belajar dan menghargai kebersamaan, tanpa perpisahan kita tidak pernah tahu betapa berartinya kehadiran sosok seseorang, perpisahan juga mengajarkan kita untuk bisa memaafkan dengan ikhlas serta memaknai arti merindu yang secara sesungguhnya.
Setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan, dan setiap perpisahan pasti menyisakan kebersamaan dan kerinduan yang mendalam. Kalau kata Kahlil Gibran, ketika tiba saat perpisahan janganlah kalian berduka, sebab apa yang paling kalian kasihi darinya mungkin akan nampak lebih nyata dari kejauhan seperti gunung yang nampak lebih agung terlihat dari padang dan dataran.
Dalam sebuah kisah, Ikeuchi Aya, seorang gadis 15 tahun yang cantik dan penuh semangat remaja. Semangat yang besar itu telah mampu membawanya menuju cita-cita besar dirinya dan orang tuanya untuk menjadi salah satu murid sekolah SMA terkemuka di Jepang. Tapi semangat itu menjadi berubah setelah dirinya divonis menderita spinocerebellar degeneration disease, suatu penyakit yang membuatnya sedikit demi sedikit mengalami kematian saraf-saraf otaknya yang mengakibatkan fungsi tubuh tidak bisa berjalan secara biasanya.
Gadis cantik ini menyukai warna merah, karena merasa cocok untuk perubahan semangat yang dimilikinya. Merah bukan berarti semangat itu menjadi semacam amarah yang dapat membakar dan merepotkan orang-orang di sekitanya, tapi semangat merah yang berarti panas, panas yang membawa radiasi ke sekitarnya, menularkan semangat pada seluruh keluarga dan teman-temannya, bahkan orang-orang yang sama sekali tidak dikenalnya.
Seorang Ikeuchi Aya menyadari betul apa yag dinamakan perpisahan. Perpisahan antara dia, dengan keluarga tercintanya, teman-temanya dan orang-orang yang menyayanginya yang mungkin saja disebabkan oleh kematian. Perpisahan yang akan dialami oleh Ikeuchi aya rupanya menjadi perasaan yang super dahsyat untuk berguna dan menghabiskan sisa hidupnya untuk menolong dan membahagiakan orang disekitarnya.
Demikian juga orang disekitarnya yang menerima radiasi semangat itu menjadi lebih membuka diri untuk selalu membuat orang lain bahagia. Ikeuchi Aya dengan buku hariannya yang fenomenal, walaupun telah meninggal puluhan tahun yang lalu tetapi mampu membuat orang-orang yang sakit dengan penyakit yang sama, untuk bangkit dan bersemangat menjalani sisa hidup. (1 Litre of Tears). Ikeuchi Aya tanpa sadar telah mampu membangkitkan semangat orang lain untuk hidup
Perpisahan mampu membuat seseorang bangkit menjalani hidup, karena perpisahan itu sebuah kepastian sehingga sebelum perpisahan itu datang maka gunakanlah masa bersamamu itu dengan penuh kenangan bahagia
Di Balik Perjalanan Perpisahan
Dalam cuplikan kisah perjalanan haji wada Rasulullah, haji terakhir yang Rasul lakukan dengan para sahabat dan pengikutnya telah mampu menjadi bukti bahwa beliau adalah tauladan yang baik dan rahmat bagi seluruh alam. Melalui khotbah Rasul pada haji wada, maka kita akan dapat menyaksikan bagaimana seorang utusan Allah yang sangat mencintai ummatnya. Padahal kebanyakan dari kita, biasanya kalau sudah ada tanda akan dipanggil oleh yang Maha Kuasa, lebih sibuk memikirkan diri sendiri atau mungkin istri dan keluarganya. Namun, Rasulullah tidak seperti itu, kisah lengkapnya dapat dibaca dalam Sirah Nabawi.
Dari kisah ini juga, Rasulullah mengingatkan bahwa perpisahan itu tidak hanya ajang untuk bersedih hati, tapi juga ajang untuk bermuhasabah diri untuk mengakselarasikan diri untuk menjadi pribadi yang bertaqwa dan lebih baik dari hari ini. Jadilah pribadi yang khusnul khatimah dalam setiap perpisahan. Perpisahan akan membawa kebahagian jika kita menganggapnya sebagai pelajaran hidup. Tapi dia akan menjadi perusak pribadi jika perpisahan diartikan menjadi inisiator kemurungan dan kesedihan
Jadi, perpisahan bukan akhir dari segalanya, tapi perpisahan adalah langkah awal kita membuka gerbang pertemuan kita yang abadi, kita berpisah saat ini, bisa jadi karena ada rencana indah dari Allah yang membuat kita tak harus bersama dalam waktu ini, tapi dalam waktu nanti. Dimana semuanya akan terjawab, pasti akan indah pada waktunya. Thanks everything for BCL, you are inspiration, selamat menjalankan tugas di tempat yang baru, Sukses dan Barokah selalu menyertai.
Dalam bisnis, menjaga hubungan dengan pelanggan di berbagai platform sangat penting dalam bisnis modern. Manfaatkan Omnichannel Sales Growth dengan Teknologi AI untuk meningkatkan efisiensi penjualan dan meraih lebih banyak pelanggan. Meski ada beberapa pelanggan kadang pergi, banyak pula yang akan datang
Baca juga: AI Power Omnichannel Sales Growth: Strategi Tingkatkan Penjualan Era AI
Memilih Belajar Demi Perpisahan yang Lebih Baik
Setiap perpisahan membuka peluang baru untuk mengeksplorasi bidang yang lebih sesuai dengan minat dan bakat. Jika Anda tertarik dengan dunia bisnis dan inovasi, jurusan Kewirausahaan dari Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA) dapat menjadi pilihan yang tepat. Jurusan ini mengajarkan bagaimana membangun bisnis dari nol, memahami strategi pemasaran, hingga mengelola keuangan dengan baik.
Jangan ragu untuk melangkah ke masa depan yang lebih baik! Pendaftaran mahasiswa baru sudah dibuka. Kunjungi PMB UNMAHA untuk informasi lebih lanjut. Jika ada pertanyaan, Anda juga bisa langsung menghubungi kami melalui WhatsApp.
Bagi Anda yang ingin kuliah tanpa khawatir biaya, tersedia Beasiswa Program Belajar dan Kerja. Dengan beasiswa ini, Anda bisa kuliah sambil mendapatkan pengalaman kerja yang berharga. Jangan lewatkan kesempatan ini untuk meraih masa depan yang lebih baik!
Peluang Bisnis Menguntungkan di Adolo
Perjalanan hidup sering kali membawa kita pada perubahan yang tak terduga, termasuk dalam dunia bisnis. Jika Anda ingin memiliki penghasilan tambahan tanpa harus meninggalkan pekerjaan utama, menjadi reseller di Adolo bisa menjadi pilihan tepat. Adolo menawarkan berbagai produk berkualitas, termasuk laptop, yang sangat diminati di pasar.
Sebagai reseller Adolo, Anda akan mendapatkan harga spesial, dukungan pemasaran, dan sistem yang memudahkan dalam berjualan. Tak perlu stok barang, cukup pasarkan produk dan raih keuntungan dari setiap transaksi. Jangan lewatkan kesempatan ini! Daftar sekarang di Adolo dan mulailah perjalanan bisnis Anda bersama Adolo. ***4
Muhammad Fahmi, ST, MSi
Pemerhati masalah Sumber Daya Manusia dan masalah Tematik Bangsa
Kandidat Doktor Program Studi Manajemen Sumber Daya Manusia
(Universitas Negeri Jakarta UNJ)
Master of Ceremony (MC), Trainer Publik Speaking/Kehumasan
Salam Merah Mempesona Menggelitik Hati
fahmizidane2003@yahoo.com atau WA: 08158228009
