HarianBernas.com-Apa itu keyakinan? Kenapa keyakinan itu penting? Keyakinan adalah perasaan pasti terhadap sesuatu (meskipun belum tentu benar).Namun, dengan keyakinan yang kuat, Anda menjadi tidak ragu-ragu yang berarti Anda bisa fokus, Anda bertindak sekuat tenaga sehingga hasilnya seringkali mendukung keyakinan tersebut.
Saat kita meyakini sesuatu maka otak kita otomatis akan mencari semua fakta-fakta atau sumber acuan yang sesuai dengan keyakinan yang Anda punya dan memfilter semua yang bertentangan dengan keyakinan Anda. Itulah kenapa saat Anda meyakini sesuatu apapun yang Anda temukan selalu mengarah ke semakin kuat apa yang Anda percayai.
Misalnya, saat Anda meyakini suatu hal itu sulit maka otak Anda akan benar-benar membuat hal itu menjadi sulit. Begitu juga dengan sebaliknya. Saya pernah ikut tes mematahkan pensil dengan jari kelingking, ya jari kelingking saja. Di awal, saya meyakini hal itu tidaklah mungkin dan mencobanya dengan ketidakyakinan. Ternyata, saya benar-benar tidak mampu mematahkan pensil tersebut, tapi saat saya melihat ada anak kecil yang bisa, seketika saja, keyakinan saya naik dan mencoba kembali dengan keyakinan yang mantap. Hasilnya, sungguh-sungguh pensil tersebut bisa patah dengan jari kelingking saja, kemudian saya mencoba lebih banyak lagi sekitar 7 pensil dan tetap bisa patah dengan menggunakan jari terkecil dari manusia tersebut.
Hmm.. sungguh menarik, betapa keyakinan adalah kekuatan.
Dulu tidak ada yang percaya manusia bisa berlari 1,6 km dalam waktu 4 menit, tapi di tahun 1954, seorang bernama Roger Bannister berhasil mematahkan hambatan keyakinan tersebut dan melampuinya. Di tahun berikutnya, seketika saja ada 37 orang yang berhasil melakukannya dan di tahun berikutnya lagi, ada sebanyak 300 orang mampu melakukannya. Semakin banyak yang berhasil maka semakin tinggi keyakinan yang menyebabkan keberhasilan semakin mungkin terjadi. Orang-orang pertama yang memulai adalah orang-orang hebat yang punya keyakinan luar biasa. Ternyata orang orang hebat di dunia selalu punya ciri-ciri yang sama, yaitu keyakinan yang luar biasa.
Seperti yang dikatakan filsuf jerman Arthur Schopenhaeur, semua kebenaran selalu melalui 3 tahap, yaitu:
1. Awalnya kebenaran itu diejek
2. Kemudian kebenaran itu ditentang keras
3. Dan akhirnya kebenaran tersebut diterima karena terbukti dengan sendirinya.
Keyakinan yang tepat adalah keyakinan yang “Memberdayakan” Anda
Salam Dahsyat !!
Jansen Frank | Service Excellence Trainer
Bila Anda ingin mendapatkan pelajaran yang saya pelajari setiap hari gratis dan langsung saya kirimkan via WhatsApp ke Anda,silakan hubungi/SMS/WA ke: 0818 0856 5478 atau e-mail: jansen.franks@gmail.com
