HarianBernas.com-Pernahkah Anda mengambil keputusan ? Sudah pasti pernah. Hidup kita diisi dari mengambil keputusan sepanjang hidup, bahkan tidak memutuskan merupakan bagian dari keputusan.
Tanpa kita sadari, hidup kita dibentuk oleh keputusan yang kita ambil setiap harinya, misalnya saja bagaimana seorang Mahatma Gandhi yang memutuskan untuk mengusir Pemerintah Inggris dari india. Dia berkomitmen dalam memperjuangkan keputusannya. Orang-orang mungkin tidak mengerti bagaimana dia mencapai cita-citanya, tetapi dia tidak mau menerima kemungkinan lain.
Mengambil keputusan berarti bertekad untuk mencapai suatu hasil, kemudian menjauhkan diri Anda dari kemungkinan lainnya. Keputusan yang dimaksud di sini adalah keputusan yang sungguh-sungguh datang dari Hati Anda dan sungguh-sungguh dijalankan.
Misalnya, kalau Anda memutuskan berhenti merokok, ya Anda sungguh-sungguh berhenti merokok tanpa alasan apapun. Kalau Anda memutuskan untuk menjadi juara kelas, ya sungguh-sungguh belajar bagaimana caranya menjadi juara kelas. Namun, kadang kita takut dalam mengambil keputusan. Kita takut salah. Kita takut komitmen dengan keputusan tersebut, padahal kalau digunakan dengan tepat, keputusan sungguh-sungguh mengarahkan Anda ke tempat yang ingin Anda tuju.
Yang perlu kita ingat, keberhasilan adalah hasil dari keputusan yang tepat dan keputusan yang tepat berasal dari pengalaman. Pengalaman seringkali merupakan hasil dari keputusan yang buruk.
Itulah perlunya kita mengembangkan otot untuk mengambil keputusan sesuai dengan apa yang mau Anda tuju. Semakin sering Anda memutuskan maka semakin terlatih Anda. Mulailah memutuskan ke arah mana yang Anda akan tempuh, putuskan dengan siapa Anda bergaul, dan putuskan apa yang ingin Anda lakukan bukan yang orang lain harapkan. Mulailah bertanggungjawab dengan diri Anda sendiri.
Salam Dahsyat !!
Jansen Frank | Service Excellence Trainer
Bila Anda ingin mendapatkan pelajaran yang saya pelajari setiap hari gratis dan langsung saya kirimkan via WhatsApp ke Anda,silakan hubungi/SMS/WA ke: 0818 0856 5478 atau e-mail: jansen.franks@gmail.com
