HarianBernas.com – Turkmenistan secara resmi membuka bandara internasional barunya pada hari Sabtu (17/9/16) waktu setempat. Aktivitas pembukaan tersebut dipimpin secara langsung oleh presiden Turkmenistan, Gurbanguly Berdymukhamedov.
Bandara Turkmenistan yang baru ini terletak di ibukota Ashgabat dan diklaim bisa melayani 1.600 penumpang per jamnya. Di bagian atap bandara, terdapat struktur menyerupai burung raksasa yang sedang merentangkan sayapnya.
Pembangunan bandara ini dilaporkan menelan biaya hingga 2,3 milyar dollar AS. Proses pembangunannya dilakukan oleh perusahaan konstruksi Polimeks yang bermarkas di Turki. Dibangunannya bandara berlantai lima ini merupakan wujud dari ambisi Berdymukhamedov yang ingin menjadikan Turkmenistan sebagai negara dengan peran penting dalam jalur penerbangan internasional.
Turkmenistan adalah negara Asia Tengah yang sebelum tahun 1992 berstatus sebagai negara bagian Uni Soviet. Negara ini tidak memiliki wilayah laut, namun wilayah sebelah baratnya berbatasan langsung dengan Laut Kaspia yang juga merupakan danau terbesar di dunia. Selama ini sumber pendapatan utama Turkmenistan berasal dari sektor migas.
Kemunculan bandara internasional yang baru ini sekaligus menambah jumlah bangunan dengan desain unik yang ada di Ashgabat. Sebelum bandara ini selesai dibangun, Ashgabat memiliki gedung penerbitan yang didesain menyerupai buku raksasa. Ashgabat juga memiliki patung raksasa Berdymukhamedov dan mendiang presiden Saparmurat Niyazov, di mana kedua patung tadi sama-sama berlapiskan emas.
