HarianBernas.com – Bagi para turis yang sedang berkunjung ke suatu negara, keberadaan brosur dan papan petunjuk jelas sangat membantu supaya mereka tidak tersesat. Kalaupun turis yang berkunjung tidak paham aksara dan bahasa lokal, hal tersebut tidak terlalu jadi masalah selama papan petunjuknya juga mencantumkan tulisan dalam bahasa Inggris. Tapi bagaimana jadinya kalau versi Bahasa Inggris dalam panduannya ditulis secara membingungkan?
Hal itulah yang mendorong pemerintah Kota Seoul untuk menggelar acara sayembara baru-baru ini. Warga lokal dan asing diminta mencari papan panduan yang ditulis dalam beragam bahasa, namun tulisan hasil terjemahannya menggunakan tata bahasa yang salah. Jika mereka berhasil menemukan papan dengan tulisan macam itu, mereka diminta mengambil fotonya dan kemudian mengirimkannya ke pemerintah kota Seoul lewat e-mail sambil mencantumkan detail informasi mengenai lokasi pengambilan fotonya.
Supaya makin banyak orang yang tertarik untuk ikut berpartisipasi, pemerintah kota Seoul menjanjikan hadiah yang nilainya mencapai 1,6 juta won. Demikian seperti yang diberitakan oleh BBC.
Pemerintah kota Seoul memang sedang giat berbenah untuk menjadikan kotanya lebih bersahabat bagi para wisatawan asing. Namun masih banyaknya petunjuk yang ditulis dengan terjemahan yang salah menimbulkan masalah tersendiri bagi mereka. Tidak jarang foto-foto seputar papan petunjuknya malah tersebar di internet dan kemudian menjadi bahan olok-olok.
