HarianBernas.com ? Mendengar kata ?meditasi? berbagai bayangan tentunya melintas di kepala banyak orang. Bagi beberapa orang, mungkin kata itu berarti latihan adikodrati yang membuat kita masuk ke alam yang berbeda di dalam batin kita. Namun bagi yang lain, kata itu mencerminkan sejenis laku tapa brata yang banyak dipraktekkan di berbagai wilayah di Asia. Bahkan ada yang sampai menganggap bahwa meditasi adalah praktek sesat yang tidak sesuai dengan agama tertentu. Apapun opininya, yang jelas meditasi adalah praktik relaksasi mental dengan cara mengosongkan pikiran dari semua hal yang menarik, membebani, ataupun mencemaskan dalam hidup kita sehari-hari.
Penelitian kini telah menunjukkan bahwa meditasi ternyata bisa membangun sel-sel otak. Pemeriksaan yang dilakukan dengan menggunakan MRI oleh peneliti dari Harvard University menemukan bahwa meditasi menghasilkan perubahan fisiologis pada sel-sel otak. Beberapa daerah di otak pada peserta penelitian menebal setelah hanya delapan minggu melakukan praktek meditasi.
Harvard Gazette menyebutkan, penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Massachusetts oleh para peneliti dari Harvard dan didanai oleh National Center for Complementary dan Pengobatan Alternatif dari NIH. Subjek penelitian ini menghabiskan waktu delapan minggu untuk melakukan program meditasi, rata-rata 27 menit per hari. Mereka dipandu untuk mendengarkan rekaman audio meditasi selama delapan minggu percobaan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa meditasi membangun sel-sel otak. Menyusutnya amygdalae dalam otak menunjukkan penurunan respons stres tubuh, yang dinyatakan sebagai perasaan rileks dan bahagia. Dengan menyusutnya amygdalae tersebut, korteks pre-frontal di sekitar otak kemudian dapat menebal. Korteks prefrontal adalah bagian dari otak yang bertanggung jawab dalam pengambilan keputusan dan juga bertanggung jawab terhadap konsentrasi dan kesadaran. Dengan demikian, terbukti bahwa selain membangun sel-sel otak, meditasi memungkinkan otak untuk memperlambat respon terhadap stres, memberikan tingkat konsentrasi yang lebih baik, dan juga meningkatkan memori otak.
