HarianBernas.com ? Di samping game Defense of the Ancients 2 (DotA 2), League of Legends adalah salah satu game MOBA (Multiplayer Online Battle Arena) yang digandrungi banyak orang. Developer Riot Games melaporkan bahwa game produksinya ini berhasil meraih 100 juta pemain bulanan.
Ini merupakan peningkatan yang cukup berarti, khususnya dalam dua tahun terakhir ini. Sebab, di tahun 2014 lalu Riot Games mengatakan bahwa League of Legends baru berhasil meraih jumlah pemain 64 juta setiap bulannya.
Kreator game League of Legends, Marc Merrill, dan Brandon Beck, memang bukan tipikal bos yang aktif mengumbar informasi soal jumlah pemain. “Sulit untuk menguraikannya, tapi pada akhirnya, hal itu bahkan terasa tidak nyata,” kata Beck dikutip dari Gamespot, baru-baru ini.
“Hal yang paling cool adalah adalah ketika bertemu langsung dengan para fans. Di situlah angka tersebut mulai terasa nyata. Jika tidak, semuanya itu hanyalah angka,” imbuh Beck.
Beck juga mengungkapkan bahwa Riot Games saat ini tengah menggarap prototipe dari game baru. Pihaknya tidak akan menggunakan embel-embel League of Legends di game tersebut.
Sejak pertama kali dirilis di tahun 2009, League of Legends perlahan mulai meraih popularitas. Pada Juli 2012, League of Legends sudah bisa menjadi game PC yang paling sering dimainkan (berdasarkan hitungan jam) di Amerika Utara and Eropa.
