Yogyakarta, HarianBernas.com- Rencana akan adanya pertunjukan lumba-lumba di Pasar Malam Perayaan Sekaten 2016 diprotes sejumlah kelompok pemerhati kesejahteraan hewan, Kamis (17/11).
“Kami kirimkan surat ke panitia penyelenggara Pasar Malam Perayaan Sekaten untuk menghentikan pertunjukan lumba-lumba,” jelas Angeline Pane, Pengurus Animal Friend Jogja (AFJ) di Yogyakarta.
Angeline menyebut, pertunjukan lumba-lumba berpotensi menyebabkan kepunahan pada mamalia laut tersebut karena akan adanya perburuan liar yang terjadi.
Kelompok lain yang ikut mengirimkan surat ke panitia Pasar Malam Perayaan Sekaten, yakni Jakarta Animal Aid Network, dan Yayasan Konservasi Rare Aquatic Species of Indonesia.
Lucy Irawati, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Pertanian Kota Yogyakarta menyebut alasan memberikan izin kepada penyelenggaraan pertunjukan lumba-lumba karena sesuai dengan peraturan yang berlaku, yaitu berpedoman pada Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 dan Keputusan Dirjen SDA dan Ekosistem Nomor SK.262/KSDAE-SET/2015.
