HarianBernas.com – Seperti yang kita ketahui, perngaruh media sosial tidak hanya terasa bagi kita sebagai individu, namun juga bagi bisnis-bisnis yang sedang bertumbuh. Konten-konten yang dibagikan oleh teman-teman pada akun media sosial mendominasi keseharian kita. Secara singkatnya, media sosial menjadi bagian dari kehidupan kita semua. Media sosial memungkinkan semua orang terhubung satu sama lain tanpa harus terpisahkan oleh jarak.
Banyak yang berubah pada media sosial pada tahun 2016 ini, dimulai dari Instagram yang meniru Snapchat dengan Instagram Stories, Facebook yang juga menyediakan layanan Facebook Live membuat kita tidak akan terlalu kaget dengan perubahan-perubahan media Sosial yang akan terjadi pada 2017 nanti. Lalu, apakah yang akan terjadi pada 2017 nanti terhadap media sosial? Harapannya tentu saja akan banyak hal seru yang memudahkan kita untuk berkomunikasi satu sama lain. Berikut merupakan prediksi yang akan terjadi pada social media di tahun 2017.
1. Video, video, video
Rasanya baru 5 tahun yang lalu kita berpikir bagaimana gambar-gambar dapat dengan mudah diakses ke media sosial. Namun kini, memasuki tahun 2017, jangan remehkan kehadiran konten-konten yang berupa video. Bahkan, Mark Zuckerberg selaku Bapak dari Facebook memprediksikan bahwa pada tahun 2020, konten yang akan mendapati banyak share adalah konten-konten yang berisi lebih banyak video. Jika kini kita sudah merasa banyak orang yang beralih ke konten video, maka akan ada lebih banyak lagi konten dalam bentuk video nantinya.
Ini sekaligus menjelaskan mengapa Facebook kini menghabiskan cukup banyak kuota internet ketika pertama kali kita membuka halaman pada Facebook sekarang. Hal yang sama terjadi jika kita menggunakan Facebook sebagai platform marketing, konten iklan yang berisikan video akan meraih lebih banyak audience dibanding dengan konten iklan lainnya. Beginilah Facebook tetap bertahan dengan menjadi kompetitif ditengah-tengah trend dimana fitur kamera pada Handphone membuat semuanya menjadi ?upload foto harus bersifat lebih spontan dan lebih cepat?.
2. Karena video saja tidak cukup, siapkan diri Anda untuk video secara live!
Berdasarkan aplikasi dengan popularitas yang terus bertumbuh seperti Periscope, sebelumnya, pada tahun 2016 juga banyak orang yang memprediksikan bahwa live video akan meledak. Prediksi ini dinyatakan benar dengan Facebook yang kemudian menambahkan fitur Live video yang direspon secara positif oleh semua kalangan. Diantara bulan Mei dan Oktober, facebook live streaming terus meningkat hingga meraih angka 400 persen, dimana interaksi pada live video jauh lebih banyak dibanding video yang tidak disiarkan secara langsung.
3. Peningkatan kualitas
Seiring dengan trend yang bertumbuh, kini kita lebih banyak disajikan dengan konten-konten dengan kualitas yang baik. Misalnya pada instagram, mereka yang memiliki followers banyak pastilah juga menyajikan konten yang lebih berkuatitas baik dari segi isi konten atau cerita yang tersemat pada caption. Kejadian serupa terjadi pada bisnis, kini sebuah brand yang menggunakan media sosial sebagai salah satu platform pemasaran akan menyajikan konten iklan yang lebih berkualitas dibanding tahun-tahun sebelumnya. Konten yang berkualitas akan menjangkau lebih banyak audience dan respon.
4. Chatbot akan memudahkan Anda untuk berbelanja
Pada dasarnya, chatbot merupakan balasan secara otomatis jika kita mengirimkan kata tertentu yang sebelumnya sudah diatur dan tersimpan pada database pemilik akun. Line merupakan salah satu contoh platform social media yang menggunakan fitur ini. Terutama bagi yang memiliki hobby berbelanja secara online, menambahkan sebuah akun official Line@ pada akun line merupakan hal yang wajib. Gojek, misalnya. Gojek menggunakan fitur ini dengan menawarkan kita untuk order via Line. Chatbot kedepannya tidak hanya akan kita temui pada Line, mungkin kedepannya, akan banyak bisnis e-commerce yang menerapkan chatbot ini.
5. Akan lebih banyak expired content
Masih ingat bagaimana snapchat menjadi begitu populer di Indonesia? Pada snapchat, Anda dapat memposting video atau foto pada suatu waktu, namun akan expired dalam 24jam kedepan. Dengan hal ini, kita tidak perlu khawatir bahwa postingan kita dapat mengukir masalah ditahun-tahun kedepan. Expired content juga memungkinkan kita untuk membagikan kegiatan-kegiatan konyol tanpa resiko akan dihakimi oleh orang lain atau membuat kita memiliki tekanan untuk selalu membuat konten tersebut harus terlihat bagus di mata orang lain. Hal ini yang juga membuat instagram kemudian ?mencuri? fitur yang ada pada snapchat ini.
Banyak fitur yang ditambahkan atau dikurangi pada social media. Sosial media jelas memenangi kepopuleran dengan menyajikan konten yang lebih interaktif, mudah tersebar diseluruh dunia, dan juga merupakan competitor terbesar bagi TV.
Jadi, apa prediksimu untuk social media di tahun 2017 mendatang? Penasaran dengan fitur-fitur baru? Bisakah twitter tetap mempertahankan kepopulerannya? Fitur apa yang akan ditiru oleh facebook selain facebook live?
