Kebumen,HarianBernas.com-Rasio antara daya tampung SMP negeri dan calon peserta ujian sekolah yang makin berimbang, menjadikan persaingan untuk mencari peserta didik baru di SMP swasta di Kabupaten Kebumen makin ketat.
Berbagai kegiatan untuk menarik dan mencari siswa baru diselenggarakan beberapa SMP swasta. Kegiatan ini dari bakti sosial hingga try out (uji coba) ujian sekolah bagi siswa kelas 6 SD. Kegiatan try out menguntungkan calon peserta didik baru untuk mengikuti ujian sekolah yang sebenarnya.
Data yang diperoleh Bernas, Rabu (12/4), dari Kepala Seksi Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan Kebumen, Titu Harini,SPd enunjukan, Rasio atau perbandingan daya tampung SMP negeri di Kecamatan Kebumen dan peserta ujian SD makin berimbang. Daya tampung SMP negeri sampai 1792 siswa. Sementara jumlah calon peserta ujian sekolah, yang akan melanjutan ke SMP negeri atau MTs negeri mencapai 2550 siswa.
Data ini artinya, masih ada sisa 758 siswa, yang kemungkinan besar memilih ke SMP swasta jika diasumsikan pilihan pertama sekolah negeri.
Ketua Panitia Penerimaan Calon Peserta Didik Baru, SMP Muhamadiyah 2 Kebumen, Firman Amri S,SPd kepada Bernas membenarkan, persaingan untuk mendapatkan calon peserta didik baru pada tahun ajaran 2017/ 2018 semakin ketat. Upaya sekolah sedini mungkin mencari peserta didik baru, di antaranya menyelenggarakan kemah bakti, bakti sosial, dan try out ujian sekolah.
?Pesertanya tidak hanya dari Kecamatan Kebumen, ada dari Pejagoan, Buluspesantren dan Alian,? kata Firman Amri S. Minat calon peserta ujian SD mengikuti try out cukup tinggi. Tercatat ada 1116 siswa mengikuti try out. Dari try out ini, peserta mengetahui kemampuan akademik, berdasarkan ranking dari try out itu.
Upaya lain kunjungan ke rumah calon peserta didik baru, yang diperkirakan berminat untuk bersekolah di sekolahnya. Kunjungan ke rumah wali murid,untuk mencari peserta didik baru diterapkan sekolahnya. Dengan cara ini, rencana menerima 7 kelas/ rombongan belajar, kelas 7 bisa tercapai.
Beberapa calon peserta ujian SD mengakui, ada manfaatnya mengikuti try out ujian sekolah SD. Dengan mengikuti try out, diketahui prestasi akademik mereka. Di samping itu, mereka menjadi terbiasa untuk menjalani ujian sekolah.?Ya adalah manfaatnya, jadi lebih siap,? kata Trihatmo (11), yang meraih ranking 1 di sekolahnya dalam 3 kali try out.
Di Kecamatan Kebumen, setiap siswa kelas 6 SD, sedikitnya mengikuti 2 kali try out. Kedua try out diselenggarakan UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Kebumen. Jika mereka mengikuti try out di SMP swasta, try out lebih banyak. (nwh)
