HarianBernas.com – Normalnya biaya sekolah dibayar menggunakan uang. Namun di Zimbabwe, pembayaran uang sekolah bukan hanya bisa dilakukan memakai uang. Menurut pernyataan Lanzur Dokora seperti yang dilansir oleh BBC, orang tua Zimbabwe yang tidak memiliki cukup uang bisa menggunakan hewan ternak sebagai pengganti uang sekolah.
Menteri Pendidikan Zimbabwe tersebut mengingatkan kalau sekolah harus bersikap fleksibel saat meminta bayaran dari orang tua murid. Ia lantas menambahkan kalau selai hewan ternak, orang tua murid yang memiliki keterampilan khusus juga bisa menawarkan kemampuannya tersebut ke pihak sekolah untuk menutupi biaya pendidikan.
?Jika ada yang berprofesi sebagai tukang bangunan, ia harus diberi kesempatan untuk bekerja sebagai bentuk pembayaran atas biaya pendidikan,? terang Dokora. Pejabat pemerintah yang lain menimpali dengan menyatakan bahwa jika orang tua murid yang tinggal di desa bisa menawarkan hewan ternak sebagai biaya pendidikan, mereka yang tinggal di kota bisa menawarkan jasa dan keterampilannya.
Sebelum Dokora merilis pernyataan tersebut, beberapa sekolah di Zimbabwe sudah bersedia menerima sumbangan hewan ternak sebagai pengganti uang sekolah. Kebijakan penggunaan hewan ternak sebagai pengganti uang sekolah merupakan dampak dari krisis ekonomi dan kian langkanya peredaran uang kertas di Zimbabwe.
Sejumlah netizen Zimbabwe menanggapi kebijakan baru ini dengan sinis. Novelis Tsitsi Dangarembga berkelakar lewat Twitter kalau sebaiknya sapi dan kambing dijadikan mata uang baru Zimbabwe. Pengguna Twitter lain yang bernama Innocent Mazombwe sambil bercanda menyatakan kalau dirinya berminat menjadi penilai kambing-kambing yang masuk.
