HarianBernas.com – Saat ini sering kita jumpai bahwa travelling dan penggunaan media sosial kini semakin marak. Kita semakin sering melihat foto sebuah boarding pass yang dipotret terus diunggah ke media sosial. Apakah kalian salah satunya?
Sudah pernahkah kalian memotret boarding pass dan kemudian mengunggah foto boarding pass tersebut ke media sosial? Kalau pernah mungkin kalian harus mulai mengurangi bahkan menghentikan kegiatan tersebut.
Beberapa saat lalu muncul berita tentang bahaya mengunggah foto boarding pass ke dunia maya karena data kita dapat dimanfaatkan pihak-pihak tidak bertanggung jawab.
Belakangan, muncul pula artikel yang benar-benar meminta kita menjaga boarding pass kita dengan baik hingga setelah penerbangan. Bahkan, kita diimbau untuk tidak membuang boarding pass sembarangan? Kenapa?
Pada kenyataannya, kertas boarding pass sering kali dipandang sebelah mata. Sudah banyak beredar saran untuk tidak mengunggah foto boarding pass di dunia maya, terutama “memamerkan” di media sosial, sesaat dan selama perjalanan.
Namun, Kalian pun tetap perlu memperhatikan boarding pass bahkan ketika perjalanan itu sudah selesai. Dalam sebuah boarding pass termuat informasi nama penumpang, kode penerbangan, destinasi dan keberangkatan, nomor kursi, hingga nomor gate.
Banyak orang menganggap ketika perjalanan sudah usai, kertas boarding pass ini pun sudah bisa dibuang karena sudah “basi”.
Menurut Business Insider UK tentang bahaya memotret boarding pass dan mengunggahnya ke internet ternyata, bahwa di boarding pass itu ada barcode dua dimensi dan kode QR yang dapat menyimpan banyak informasi pribadi mulai dari nama, alamat rumah, email, hingga nomor telepon. Barcode ini juga memuat akun frequent flyer (rencana perjalanan yang akan kalian lakukan serta perjalanan kalian sebelumnya).
Sehingga seorang hacker dengan mudah bisa mengetahui sejarah perjalanan kalian hingga kartu kredit. Kode itu dicetak pada boarding pass dan memungkinkan seseorang untuk menemukan lebih banyak data tentang kalian.
Nah, hal ini tentunya akan sangat berbahaya bila ada orang jahat yang selama ini diam-diam iseng-iseng memanfaatkan media sosial untuk mengakses data-data penting tentang kalian atau kehidupan kalian.
Cara mengetahuinya mudah saja. Barcode pada kertas boarding pass cukup difoto dan dipindai di situs-situs online pembaca barcode (barcode reader online) ataupun aplikasi pembaca QR code. Informasi berharga ini bisa dengan mudah dimanfaatkan untuk kejahatan.
Satu hal yang harus kalian ingat, internet itu adalah area yang sangat luas dengan teknik hacking yang semakin canggih seiring berjalannya waktu. Pada era digital ini, yang harus kalian perhatikan adalah melindungi privasi dan data diri kalian.
Tapi jika kalian memang mempunyai kebiasaan selalu mengunggah foto boarding pass itu ke media sosial, saya sarankan kalian untuk memotong terlebih dahulu atau crop bagian yang ada barcode atau kode QR nya sebelum kalian upload ke media social.
Oleh karena itu, pastikan kalian mengamankan boarding pass sebelum, selama, dan bahkan setelah penerbangan. Jika kalian mau membuangnya, robek-robek terlebih dahulu, hingga seseorang sulit untuk menemukan barcode. Ada baiknya sebelum merobeknya, kalian coret terlebih dahulu barcode dengan spidol hitam.
