HarianBernas.com – Berdasarkan penelitian imsonia dapat disembuhkan dengan cara berkemah. Seperti dijelaskan oleh jurnal Current Biology, pergi berkemah sekali waktu dapat membantu seseorang yang susah tidur.
Liburan memang membuat orang menjadi rileks dengan menikmati suasana yang berbeda, tapi tidak menjamin kalian sembuh dari insomnia. Sedang Berkemah tak hanya menyenangkan bagi mereka yang suka suasana alam.
Suasana alam yang hening membuat tubuh tidak terganggu dengan suara bising yang sehari-hari kalian dengar di kota.
Berkemah juga memaksa seseorang untuk jauh dari lampu yang terang benderang layaknya kehidupan di kota. Kondisi gelap saat berkemah dinilai dapat membantu seseorang tidur lebih awal.
Lingkungan hidup modern dapat merusak jam biologis tersebut. Jam biologis seseorang salah satunya dipengaruhi oleh paparan cahaya. Pola tidur seseorang akan terganggu bila terlalu sering terpapar cahaya lampu. Saat tidur tubuh merespon paparan cahaya lampu sehingga dapat merusak pola tidur dan jam biologis seseorang.
Kalian bisa bandingkan merasa nyenyak tidur saat gelap atau terpapar cahaya lampu semalam suntuk?
Peneliti Kenneth Wright dari University of Colorado mengatakan, dengan menjauh dari cahaya listrik beberapa waktu, dapat kembali mensinkronisasi jam biologis seseorang. Penelitian membuktikannya dengan mengukur kadar melatonin atau hormon tidur para peserta yang berkemah dan tidak, baik di musim panas maupun dingin.
Peneliti menemukan, peserta penelitian yang berkemah memiliki tingkat melatonin lebih tinggi. Mereka yang berkemah pada musim panas, rata-rata juga tidur 2,5 jam lebih awal dibanding yang tidak berkemah.
Melihat hasil penelitian itu, Wright menyarankan seseorang yang memiliki kesulitan tidur untuk mencoba pergi berkemah di akhir pekan. Usahakan kalian pergi ke tempat yang memang jauh dari hiruk pikuk keramaian. Kalian bisa sekalian mendaki gunung atau berkemah di kaki gunung yang berhawa sejuk.
Akan tetapi, Wright menegaskan, berkemah bukan satu-satunya cara untuk membantu seseorang yang susah tidur. Untuk mengatasinya, perlu diimbangi dengan jadwal tidur yang teratur, yaitu bangun pagi dan mulai tidur pada waktu yang sama setiap hari.
Kemudian, mulai saat ini kurangilah paparan cahaya lampu pada malam hari agar tidur kalian lebih berkualitas. Biasakan tidur malam tanpa cahaya untuk meningkatkan melatonin.
