SEMARANG, HarianBernas.com – Siap-siap, liburan Lebaran nanti akan ada banyak wisatawan yang mampir dan foto-foto Kampung Pelangi, di Bukit Warna Warni di Kelurahan Randusari, Semarang Selatan, Jawa Tengah. Kampung yang dipromosikan Genpi Jateng dengan catpenuh warna itu pun, saat ini sudah menjadi destinasi foto-foto dan instagramable.
Setelah dihebohkan anak-anak muda GenPI –Generasi Pesona Indonesia– di media sosial, kampung ini terus mendunia. Menjadi tema reportase media-media asing yang punya pamor dunia. Yang terakhir, BBC World. Wow.
Lalu tak tak henti-hentinya menyedot perhatian dunia dan juga media nasional. Setelah diulas habis-habisan oleh banyak media kenamaan luar negeri, Kampung Warna-warni Semarang kembali mendapat pengakuan mentereng.
Laman BBC dalam ulasannya belum lama menempatkan Kampung Warna-warni Semarang di posisi teratas daftar tempat paling berwarna untuk ditinggali.
Mengambil judul 10 of The Most Colourful Places to Live, BBC mengulas sepuluh tempat paling berwarna di seluruh dunia. Nah, Kampung Warna-warni Semarang diulas terlebih dahulu oleh media berpengaruh asal Inggris tersebut.
?Sebuah perkampungan kumuh di Indonesia berharap menjadi tujuan wisata dengan mengecat bangunan-bangunan menggunakan warna yang sangat cerah,? demikian tulis BBC.
Setelah mengulas Kampung Warna-warni Semarang, BBC membahas Burano di Italia, Juzcar (Spanyol), Pena Palace (Portugal), Portmeirion (Wales), dan Cinque Terre (Italia).
Selain itu, BBC juga mengulas Tobermory di Skotlandia, La Boca (Argentina), Nyhavn (Denmark), dan Pelourinho (Salvador).
Masuknya Kampung Warna-warni Semarang dalam daftar itu jelas sangat membanggakan. Sebab, kampung itu baru dipermak pada April 2017 lalu. Artinya, perubahan itu baru terjadi kurang dari tiga bulan. Sedangkan sembilan tempat lain yang diulas BBC sudah dipermak sejak lama.
?Pemerintah daerah telah menghabiskan lebih dari GBP 17.000. Bangunan-bangunan yang cantik itu diharapkan bisa menarik minat wisatawan untuk datang dan mengeluarkan uang di desa itu. Hal itu akan membantu warga yang tinggal di sana,? imbuh BBC.
Pengakuan dari BBC menambah panjang daftar apresiasi yang diterima Kampung Warna-warni Semarang.
Sebelumnya, media-media luar negeri beramai-ramai memberitakan Kampung Warna-warni Semarang yang sangat Instagramable.
Misalnya, Independent yang memajang judul Rainbow Village: Indonesian Hamlet Is Instagram Hit With Colourful Makeover.
Sedangkan Telegraph mengambil judul Rainbow Village Brightens Locals Lives And Social Media Feeds. Sementara itu, Vogue memasang judul The Tiny Rainbow Village That?s Sparking an Instagram Craze.
Menteri Pariwisata Arief Yahya yakin, semakin lama akan semakin banyak tempat-tempat unik yang diposting oleh anak-anak GenPI juga mendunia. Karena sifat dan karakter media sosial yang sangat digital. “Ingat tagline media digital: The more digital, the more global! Semakin digital semakin bisa diakses oleh orang dari mana saja di seluruh dunia, borderless,” ungkap Arief Yahya.
Lebih lanjut Menpar Arief Yahya melanjutkan karakter media digital, The more digital, the more personal, the more digital the more professional. Ketika postingan yanh bagus itu dirasakan bagus juga oleh travellers dunia, maka itu sudah berpotensi mempengaruhi mereka untuk datang, dan mengambil
gambar dari destinasi langsung.
“GenPI ini passion nya memang selalu posting foto foto dan video dari tempat yang asyik. Yang diposting, pertama calender of events, destinasi wisata, dan polecy yang membuat pariwisata bisa berlari lebih kencang,” paparnya.
Setelah ramai, menjadi bahan perbincangan publik, dan trending topic, materi yang diupload GenPI di media sosial itu juga bisa menjadi bahan content media mainstream lain. “Itulah yang terjadi di Kampung Pelangi Semarang! Viral!” kata Arief Yahya.
