HarianBernas.com ? Jangan mengaku sebagai gamer jika tidak tahu tentang DotA (Defense of the Ancients). DotA merupakan custom game/ MAP untuk game Warcraft III. Di antara banyak players yang banyak meraih banyak uang karena DotA yang sukses dalam genre MOBA (Massive Online Battle Arena) ini terdapat beberapa gamers yang meraih uang di atas Rp 5 Miliar di bawah usia 20 tahun. Siapa saja mereka?
Syed Sumail Hassan (Suma1L)
Dikenal dengan julukan Suma1L, Syed Sumail Hassan merupakan seorang player yang memiliki 2 kebangsaan, yakni Pakistan dan Amerika Serikat. Berawal dari kegemarannya bermain DotA saat diajak sepupunya. Saat itu, ia masih berusia 8 tahun, saudaranya itu sudah melihat bakat luar biasa yang dimiliki oleh Sumail.
Kemudian ketika ia datang ke Amerika Serikat, Sumail mulai bergabung dalam tim Elite League di Amerika Utara. Setelah bertambah populer, ia pun direkrut untuk bergabung dalam tim yang lebih hebat lagi, yakni Evil Geniuses.
Sekarang, ia masih menekuni permaianan dalam tim Evil Geniuses yang memiliki peran sebagai Carry, Solo Middle dengan hero jagoannya adalah Ember Spirit, Storm Spirit, serta Templar Assassin. Penghasilan pemain yang kini berusia sekitar 17 tahun tersebut telah mencapat angka yang membuat banyak orang tercengang, yakni USD1,850,000 atau senilai Rp24.000.000.
Namun, hal itu tidak didapatkanya dengan mudah, dibutuhkan ketekunan dan kerja keras. Sumail harus bermain DotA selama 9 jam setiap harinya demi meningkatkan kemampuannya.
Gustav Magnusson (S4)
Mendapat julukan S4, Gustav Magnusson merupakan player berkebangsaan Swedia. Ia mengawali karirnya dalam DotA 2 pada awal tahun 2012. Pertama kali bergabung dengan Tim Empire. Setelah itu, ia menambah kemampuannya dengan bergabung di berbagai tim.
Kini, ia membuat sebuah tim bernama Alliance yang dibuat pada tahun 2013 dan dipimpin oleh dirinya sendiri hingga saat ini. Ketika bermain dalam tim ini, S4 akan memilih peranan sebagai solo middle dengan hero jagoannya adalah Magnus, Puck dan Batrider. Sampai saat ini, ia telah mempeoleh pendapatan sebesar USD880,000 atau senilai Rp11,4 miliar.
Artour Babaev (Arteezy)
Dikenal dengan nama Atteezy, pemuda yang lahir di Uzbekistan ini termasuk player yang suka untuk berpindah tim dengan catatan yang unik. Termasuk pemain yang berani berencana untuk rehat sementara untuk dapat bermain DotA 2 karena ingin lebih serius merampungkan pendidikannya.
Sekarang ini, ia bermain dalam tim Secret yang mengambil peran sebagai Solo Middle dan Carry dengan hero jagoannya adalah Razer, Naga Siren, dan Outworls Devourer. Player yang satu ini lebih memilih untuk serius dengan pendidikannya, walapun begitu ia telah mempunyai tabungan sebesar USD835,000 atau senilai Rp10,8 miliar dari game yang satu ini.
Danil Ishutin (Dendi)
Danil Ishutin atau lebih dikenal dengan sebutan Dendi lahir di Ukraina. Menjadi player yang sering berganti tim. Namun, ia dibesarkan oleh tim yang disukai anak muda, yakni Na?Vi.
Na?Vi menjadi tim paling baik di dunia karena mampu memenangkan The International 2011. Selain itu, tim yang satu ini sukses memenangkan banyak turnamen dari tahun 2011 hingga 2013. Sekarang Dendi bergabung dalam tim Natus Vincere yang mengambil peran sebagai Solo Middle dengan hero jagoannya adalah Invoker, Puck, dan Pudge.
Meskipun dikenal sebagai player yang sering berganti tim, Dendi sudah memperoleh pendapatan dari DotA sebesar USD670,000 atau senilai Ro8,7 miliar rupiah.
Untuk Anda yang penasaran seperti apa sosok player muda yang sukses meraih uang puluhan miliar rupiah, saksikanlah sosok Sumail (Suma1L) dalam video berikut ini:
