HarianBernas.com – Ada berbagai macam makanan khas Indonesia yang tidak akan ditemui di negara – negara lain. Bahkan, ada pula jajanan pasar khas Indonesia yang mulai memudar seiring berjalannya waktu. Padahal, jajanan pasar ini sudah dikonsumsi sejak Indonesia dijajah oleh para penjajahan bertahun – tahun yang lalu. Apa saja makanan khas Indonesia yang sudah ada sejak zaman penjajahan? Ini dia daftarnya.
1. Tiwul
Jajanan pasar khas Indonesia pertama yang sudah ada sejak zaman penjajahan adalah tiwul. Tiwul merupakan salah satu kue tradisional yang terbuat dari singkong. Pada zaman penjajahan dulu, tiwul dikonsumsi sebagai pengganti nasi. Tekstur dari tiwul sendiri juga agak kasar.
2. Gethuk
Jajanan pasar khas Indonesia kedua yang sudah ada sejak zaman penjajahan adalah gethuk. Makanan yang satu inibsudah ada sejak jaman penjajahan. Sama seperti tiwul, Gethuk menggunakan singkong sebagai bahan dasarnya. Singkong akan direbus dan ditambah dengan gula merah. Beberapa orang menyajikan Gethuk dengan parutan kelapa diatasnya.
Baca juga Sah, Kopi Gayo Kantongi Pengakuan Uni Eropa
3. Perkedel
Jajanan pasar khas Indonesia ketiga yang sudah ada sejak zaman penjajahan adalah perkedel. Perkedel mungkin menjadi salah satu makanan yang sering dikonsumsi di rumah. Rupanya, perkedel menjadi salah satu warisan sejak jaman penjajahan Belanda.
Perkedel ini menggunakan kentang sebagai bahan utamanya. Kentung ditumbuh dengan halus, dan dicampur dengan berbagai macam rempah. Dulunya perkedel juga dikenal dengan nama 'frikadeller'.
4. Gatot
Jajanan pasar khas Indonesia keempat yang sudah ada sejak zaman penjajahan adalah gatot. Seperti yang diketahui, pada zaman penjajahan bukanlah hal yang mudah untuk mendapatkan nasi. Masyarakat lebih sering mengkonsumsi singkong sebagai pengganti nasi.
Gatot yang juga berbahan dasar singkong ini dicampur dengan gula merah, dan ditanak laly disajikan dengan parutan kelapa gurih di atasnya.
5. Lapis Legit
Jajanan pasar khas Indonesia kelima yang sudah ada sejak zaman penjajahan adalah lapis legit. Tidak disangka, kue yang satu ini sudah ada sejak zaman penjajahan. Lapis legit menjadi salah satu kue terenak di dunia. Ketika masa penjajahan Belanda, nama lapis legit dikenal dengan istilah ?spekkoek?. Seperti namanya, lapis legit memiliki beberapa lapis roti yang tipis, dan di tumpuk sampai ketinggian tertentu. Lapis legit bisa ditemukan di berbagai toko kue maupun supermarket sekarang ini.
Baca juga Harganya Rp 30 Juta, Burger Termahal di Dunia Ini Berlapis Emas
6. Semur
Jajanan pasar khas Indonesia keenam yang sudah ada sejak zaman penjajahan adalah semur. Mungkin beberapa dari Anda masih asing dengan makanan yang satu ini. Semur menjadi salah satu olahan daging yang dimasak dengan tomat dan bawang. Dulunya semur dikenal dengan bahasa Belanda ?Smoor?.
Untuk mempermudah pengerjaan, orang – orang Indonesia menyebutnya semur. Semakin berkembangnya jaman, tidak hanya daging saja, ad pula semur jengkol yang menjadi makanan khas Betawi.
7. Kue Cubit
Jajanan pasar khas Indonesia keenam yang sudah ada sejak zaman penjajahan adalah kue cubit. Pasti banyak dari Anda yang menganggap bahwa jajanan dengan berbagai varian dan topping yang berasal Bandung ini ada sejak tahun 2015 lalu. Karena, jajanan ini sedang booming pada tahun tersebut.
Ternyata kue cubit memang sudah ada sejak jaman penjajahan Belanda dulu. Namun, dahulu topping yang digunakan untuk menambah rasa kue cubit hanya meses saja. Sekarang, banyak topping digunakan untuk mempermanis kue cubit.
