Bernas.id – Bullying ternyata tidak hanya dalam kehidupan nyata. Korban bullying juga ada di media sosial atau biasa disebut cyber bullying. Meskipun terjadi di dunia maya, kata-kata yang diterima oleh korban sama kejamnya dengan yang di dunia nyata. Bahkan korban bisa mengalami masalah yang lebih besar dari bullying di dunia nyata.
Korban bullying bisa mengalami ketidakpercayaan diri, takut, terhambat pada pengembangan mentalnya, menderita masalah emosi, bahkan bunuh diri. Data dari Persatuan Bangsa-Bangsa memperkirakan 95 persen pembully mempunyai perilaku agresif, melecehkan, menggunakan kata-kata kasar, merendahkan dan mengeskploitasi foto-foto yang tidak baik.
Mengapa orang melakukan bullying? Banyak alasan orang melakukan bullying. Mulai dari rasa benci dan dendam, menguatkan rasa percaya diri mereka dengan merendahkan orang lain, sampai tidak adanya hal-hal yang mereka kerjakan.
Lantas bagaimana kiat untuk tegar dalam menghadapi bullying ini? Berikut tips yang bisa digunakan.
1. Abaikan, Jangan Direspon.
Dengan merespon komentar yang tidak baik, para pembully merasa puas sehingga akan lebih gencar lagi dalam membully.
2. Dokumentasikan.
Dokumentasikan postingan orang yang membully tersebut kemudian laporkan akun pelaku tersebut kepada sistem pelaporan media sosial. Laporkan juga kepada pihak berwenang.
3. Jangan Dipendam
Jangan pendam rasa tidak nyaman atas kekerasan yang dialami. Ceritakan kepada orang tersayang sehingga korban terhibur dan tidak memikirkan bullying lagi.
4. Blokir!
Blokir akun pelaku agar mereka tidak bisa masuk kembali.
5. Tenang
Tetaplah tenang dan percaya diri. Doakan pelaku agar dibuka pintu hatinya untuk tidak menyakiti orang lain.
6. Pilihlah!
Pilihlah lingkungan media sosial yang ramah dan aman untuk semua kalangan.
Mari bersama melawan bullying. Semoga bermanfaat.
