Bernas.id – “Nggak ah! Ngebosenin“. Mungkin inilah respon dari beberapa individu saat mendengar ajakan untuk pergi ke museum. Ya, museum dinilai sebagai obyek wisata dengan suasana yang cenderung hening serta barang-barang yang telah lapuk. Barang-barang kuno bersejarah namun dibiarkan berdebu, menjadi sajian yang menyambut kedatangan setiap tamu yang hadir.
Namun, itu dulu. Kini beberapa museum justru telah hadir dengan nuansa yang menyenangkan. Barang-barang yang disajikan, tertata apik. Nuansa menyenangkan pun menyambut kehadiran penikmatnya. Dari nuansa bersifat hijau alam nan asri hingga menghadirkan berbagai produk yang unik dan menarik, menjadi sajian yang menyenangkan. Ini dia beberapa museum yang perlu kamu nikmati.
1. Museum Angkut
Museum ini berada di wilayah Batu, Malang, Jawa Timur. Museum yang menyajikan berbagai perkembangan bentuk moda transportasi dari berbagai zaman ini, terasa begitu menyenangkan. Tidak hanya menyajikan benda dalam kotak kaca, namun museum ini menampilkan dengan memberikan interior yang mendukung pada zamannya. Pernah melihat mobil antik yang berasal dari tahun 40-an? Semuanya ada di museum ini. Tidak hanya itu, dari kereta kencana hingga pesawat terbang. Dari helikopter hingga perahu lengkap dengan nuansa sungai air mengalir.
Becak tradisional Cina pun dihadirkan lengkap dengan suasana pertokoan ala Cina. Nuansa broadway Amerika turut ikut serta, lengkap dengan desain interior yang mendukung dan jenis transportasi pada masanya. Kostum yang mendukung pada setiap tema pun dikenakan. Pada jam-jam tertentu parade transportasi lengkap dengan penari yang mengiringi dengan kostum sesuai tema, ikut hadir meramaikan. Ya, museum ini terasa begitu menyenangkan.
2. Museum Affandi
Bagi Anda yang menyukai benda-benda bernilai seni seperti lukisan, museum ini tepat untuk dikunjungi. Berada di salah satu sudut kota Yogayakarta, tempat ini mudah untuk dijangkau. Museum yang berisi karya-karya dari maestro seni lukis, Affandi, hadir dengan luas yang mencapai 3.500 meter persegi. Ribuan karya Affandi yang tersimpan baik di dalam museum ini, menjadi daya tarik yang tidak ternilai. Dibangun sejak tahun 1962, museum ini pun turut menyajikan berbagai karya anak cucu Affandi yang memang memiliki darah seni.
Menyajikan wilayah nan asri, museum ini terasa sejuk. Letaknya yang bersebelahan langsung dengan sungai yang mengalir membedah kota, menambah keasriannya. Tidak hanya itu, beberapa pohon rindang pun menyambut kehadiran penikmatnya. Peran serta aktif pengunjung pun dipacu dengan memberikan kuas, cat, dan batu atau wadah keramik sebagai media ekspresi. Ya, pengunjung dapat langsung bereksperimen melukis langsung pada berbagai sudut museum yang memang menyajikan sudut tempat melukis. Bagi Anda yang memiliki hobi melukis, tentu saja museum ini tak boleh terlewatkan.
3. Museum Ullen Sentalu
Museum yang berada di wilayah utara Yogyakarta ini, terasa begitu sejuk. Berada dekat dengan lereng Gunung Merapi, museum ini hadir dengan puluhan pohon rindang dan rimbun. Museum yang menyajikan berbagai kebudayaan Jawa dari masa lampau ini, turut pula menyajikan alat musik tradisional Jawa. Tidak hanya itu, berbagai koleksi batik hingga deretan arca Hindu dan Budha, sampai dengan cuplikan relief Candi Borobudur, ikut hadir di dalam Museum Ini. Informasi mengenai kesultanan pun turut disajikan. Suasana tentram digambarkan dengan suasana pencahayaan yang redup, mewakilkan nuansa jawa kuno pada masanya.
Alat musik gamelan yang turut dihadirkan, menjadi gambaran kisah bahwasanya seorang Sultan harus memiliki kemampuan menciptakan karya seni. Sebagaimana Sultan Hamengkubuwono IX yang telah menciptakan karya seni tari Menak. Tarian ini bercerita tantang pertengkaran dua orang putri berbeda etnis dalam merebutkan seorang pangeran. Begitu bayak kisah jawa kuno yang dihadirkan di dalam museum ini. Nuansa yang asri dipadu dengan bangunan batu bata dan relief kayu, memberikan suasana back to nature.
Ya, kesan kuno, berdebu tak terawat, serta membosankan kini tak ada lagi. Oleh karena itu, ketiga museum ini menjadi wajib untuk Anda kunjungi.
