Bernas.id – Kemajuan zaman pasti akan terus mengalir dengan sangat deras. Perkembangan zaman ini tidak hanya diikuti dengan perkembangan teknologi, tetapi juga diikuti dengan perkembangan bahasa yang akan digunakan setiap hari. John Koenig, Seorang desainer grafis sudah menciptakan sebuah situs web yang menakjubkan dan dikenal dengan The Dictionary of Obscure Sorrows.
Website buatannya ini didedikasikan untuk memunculkan kata – kata baru yang sangat bermakna, yang mampu menggambarkan bagaimana emosi dan perasaan seseorang, yang sampai saat belum ada kata – katanya dengan jelas. Harapannya hal ini biza meningkatkan kemampuan berbahasa setiap orang.
John Koenig membeberkan bahwa setiap kata sesungguhnya mempunyai arti secara etimologis, yang sudah dibangun dari berbagai bahasa. Ini dia beberapa kata yang mampu menggambarkan bagaimana kondisi emosi seseorang.
1. Opia
Istilah pertama untuk menunjukkan bagaimana kondisi emosi seseorang adalah opia. Opia berarti suatu Perasaan ambigu (tidak jelas) yang sangat menekan batin seseorang ketika mereka melihat mata orang lain secara langsung. Ini akan membuat mereka risih dan invasif.
2. Sonder
Istilah kedia untuk menunjukkan bagaimana kondisi emosi seseorang adalah sonder. Sonder memiliki arti kesadaran bahwa setiap manusia yang ditemui ditsetiap hari mempunhai kehidupan yang sangat keras dan juga sangat kompleks seperti hidupmu sendiri.
3. Énouement
Istilah ketiha untuk menunjukkan bagaimana kondisi emosi seseorang adalah Énouement. Énouement bermakna Rasa pahit yang terasa di masa sekarang, dimana kamu menyadari bahwa sebenarnya keadaan sudah jauh berubah, tetapi kamu tidak mampu untuk memberi tahu pada dirimu sendiri di masa lalu.
Biasanya, Perasaan ini sering muncul sebagai bentuk penyesalan atas suatu hal yang sudah kamu lakukan di masa lalu, ataupun sesuatu hal yang nggak kamu lakukan.
4. Monachopsis
Istilah keempat untuk menunjukkan bagaimana kondisi emosi seseorang adalah Monachopsis. Monachopsis berarti bentuk kecemasan yang halus, dimana kecemasan ini muncul secara terus – menerus saat kamu sedang merasa kacau.
5. Rubatosis
Istilah kelima untuk menunjukkan bagaimana kondisi emosi seseorang adalah rubatosis. Rubatosis memiliki arti Kesadaran diri sendiri akan bunyi dan detak jantungmu yang seringkali membuatmu merasa risih.
6. Vellichor
Istilah keenam untuk menunjukkan bagaimana kondisi emosi seseorang adalah Vellichor. Istilah ini bermakna Kehebohan yang terjadi pada diri sendiri ketika kamu berada di dalam toko buku. Kamu tidak bisa menggambarkan bagaimana perasaanmu yang sesungguhnya karena aneh dan juga sulit untuk dijelaskan.
7. Mauerbauertraurigkeit
Istilah ketujuh untuk menunjukkan bagaimana kondisi emosi seseorang adalah Mauerbauertraurigkeit. Istilah ini diciptakan untuk menggambarkan sebuah dorongan dalam diri sendiri yang cukup sulit intuk dijelaskan. Dorongan ini mambuatmu ingin “menjauhkan” orang lain, bahkan menjatuhkan teman maupun orang yang sangat dekat denganmu.
Baca juga Hati-hati! Perlakuan Ini Bisa Ganggu Psikologis Anak Anda
8. Kenopsia
Istilah kedelapan untuk menunjukkan bagaimana kondisi emosi seseorang adalah kenopsia. Kenopsia adalah suasana yang mengerikan dan juga menyedihkan di suatu tempat yang biasanya ramai dikunjungi oleh orang, tetapi sekarang tempat tersebut ditinggalkan dan sepi.
9. Chrysalisme
Istilah kesembilan untuk menunjukkan bagaimana kondisi emosi seseorang adalah Chrysalisme. Istilah ini bermakna suatu Ketahanan yang kuat untuk terus ada di dalam rumah selama terjadi badai petir maupun hujan badai.
10. Jouska
Istilah kesepuluh untuk menunjukkan bagaimana kondisi emosi seseorang adalah Jouska. Jouska adalah sebuah bentuk percakapan hipotetis kompulsif yang dimainkan seseorang di dalam kepalanya sendiri.
11. Anecdoche
Istilah kesebelas untuk menunjukkan bagaimana kondisi emosi seseorang adalah Anecdoche. Anecdoche adalah suatu Percakapan di mana masing – masing orang yang ikut terlibat berbicara, tapi tidak ada satu orang pun yang benar – benar saling mendengarkan dan menyerap dengan sungguh – sungguh informasinya.
12. Vemödalen
Istilah keduabelas untuk menunjukkan bagaimana kondisi emosi seseorang adalah Vemödalen. Istilah ini bermakna perasaan Frustrasi yang timbul akibat sebuah foto yang sudah kamu ambil dan menurutmu adalah foto yang bagus, tapi ternyata sudah ada banyak foto serupa yang tersebar dan terpajang di mana – mana.
13. Kuebiko
Istilah ketigabelas untuk menunjukkan bagaimana kondisi emosi seseorang adalah kieboko. Istilah ini menunjukkan kondisi kelelahan yang diakibatkan oleh suatu tindak kekerasan yang tidak masuk akal.
Baca juga Tanpa Kamu Sadari, 6 Gangguan Psikologis Aneh ini Mungkin Kamu Derita
14. Ellipsisme
Istilah keempatbelas untuk menunjukkan bagaimana kondisi emosi seseorang adalah Ellipsisme. Istilah ini menunjukkan Kesedihan yang timbal akibat kamu ngak bisa memahami bagaimana suatu kejadian (terutama kejadian buruk) akan berubah.
15. Exulansis
Istilah kelimabelas untuk menunjukkan bagaimana kondisi emosi seseorang adalah Exulansis. Istilah ini merujuk pada Kecenderungan seseorang untuk berhenti mencoba berbicara tentang suatu pengalaman karena orang tersebut tidak bisa berhubungan pengalaman yang dibicarakan.
