Bernas.id – Era digital ini telah membuat anak-anak di sekitar kita mulai terpapar oleh gadget sejak usia yang masih sangat dini. Maka sangat mudah kita temui anak-anak yang kadang malah asyik dalam dunianya sendiri bersama dengan smartphone yang ada di tangannya. Duhai Ayah Bunda, jangan biarkan Ananda seperti itu. Berikan batasan untuk screen-time. Sebagai salah satu alternatifnya, bisa dengan banyak membacakan cerita untuk buah hati.
Meski mungkin membacakan cerita bukanlah sesuatu yang baru, tapi ada segudang manfaat di balik aktivitas membacakan cerita ini.
Memperkaya perbendaharaan kata dan perkembangan bahasa balita Anda.
Melalui cerita yang anda bacakan akan terdapat banyak kata yang digunakan untuk menggambarkan cerita itu agar mereka dapat memahaminya. Dari situ, mereka akan belajar kosakata baru dan banyak bertanya apa, arti, dan penggunaan masing-masing dari kata yang mungkin mereka kurang paham.
Memupuk kecintaan mereka terhadap buku sejak usia dini.
Ketika sejak kecil telah dibiasakan berinteraksi dengan buku, secara otomatis kecintaannya terhadap buku juga akan mulai tumbuh. Kelak mereka akan menyadari bahwa buku ada sumber ilmu yang paten.
Membantu merangsang memori dan daya imajinasi dari buah hati.
Daya imajinasi akan mempengaruhi kemampuan mereka berkreasi terhadap suatu hal. Secara tidak langsung, proses kreatif mereka akan terasah juga apabila kita membantu mereka membacakan cerita atau dongeng. Mereka juga akan sering bertanya tentang hal-hal baru yang mereka dengar dari cerita yang kita bacakan.
Membangun imajinasi anak.
Mereka akan membangun dunia imajinatif dari informasi dari apa yang kita bacakan. Menciptakan pengalaman bayangan dalam pikirannya. Dan apa yang terlintas dalam pikirannya itu akan bertahan di memorinya hingga puluhan tahun ke depan.
Memperkuat ikatan antar orangtua dengan anak.
Saat kita membacakan cerita dari sebuah buku, biarlah dari bibirnya muncul beragam pertanyaan. Itu artinya, pintu komunikasi yang efektif dan positif telah terbuka. Tinggal kita jawab pertanyaan itu secara sederhana, santun, dan lembut. Buku menjadi jembatan yang menghubungkan jiwa kita dengan jiwa buah hati. Ikatan kasih sayang akan terjalin melalui dialektika yang menumbuhkan jiwa.
Jadi tunggu apalagi, segera mengambil buku lalu membacakannya kepada buah hati adalah hal yang saat ini bisa menjadi rutinitas baru Anda.
