Bernas.id – Makna pemimpin menurut ahli adalah orang yang membantu diri sendiri dan orang lain untuk melakukan hal yang benar. Dalam buku “Prilaku Organisasi”, pemimpin adalah sesorang yang memiliki kemampuan memimpin, mempengaruhi orang lain atau kelompok tanpa mengindahkan bentuk alasannya. Secara garis besar tugas pemimpin adalah memetakan masa depan sesuai dengan visi dan misinya. Lantas siapakah pemimpin itu? Apa yang harus dilakukan oleh seorang pemimpin dalam abad-21 ini?
Baca juga: Mengenal Pemimpin dan Kepemimpinan. Manakah Gaya Memimpin Anda?
Hakikatnya semua manusia di muka bumi ini merupakan pemimpin seperti yang disebutkan dalam Alquran Q.S Al Baqarah ayat 30 bahwasanya Allah menciptakan manusia agar menjadi seorang khalifah atau pemimpin di muka bumi. Jadi, sesungguhnya semua manusia adalah pemimpin, baik pemimpin bagi dirinya sendiri, keluarga, komunitas, bahkan masyarakat.
Seperti filosofi kuda yang melambangkan kepemimpinan kuat, seorang seorang pemimpin harus memiliki visi dan strategi dalam mengelola tim. Dengan Sertifikasi Manajer SDM, akan mempu menambah keterampilan kepemimpinan yang adaptif dan inovatif dalam menghadapi tantangan zaman.
Menerapkan Filosofi Memimpin
Namun di zaman milenial ini, menjadi seorang pemimpin tidak bisa menerapkan filosofi seorang penggembala bebek. Artinya seorang pemimpin tidak bisa hanya mengeluarkan mandat tanpa ikut turun ke lapangan. Seperti seorang penggembala bebek yang ketika menyuruh bebek-bebek untuk minum air sungai, dia tidak ikut masuk ke sungai.
Jadilah seperti penggembala kuda yang ketika menyuruh kudanya untuk minum air sungai, penggembala harus ikut masuk ke sungai dahulu. Artinya, jika Anda menjadi seorang pemimpin dalam suatu misi, Anda harus ikut serta dalam menjalankan misi tersebut, tidak hanya omdo atau omong doang tanpa ikut bekerja untuk mewujudkan visi yang telah Anda petakan bersama. Bahkan Anda harus menjadi orang yang paling bersemangat dan gercep (gerak cepat) dalam tim tersebut. Karena kondisi manusia zaman dahulu dengan sekarang sudah berbeda, lebih kritis dan berani berpendapat.
Tidak seperti zaman dahulu yang masyarakatnya memiliki karakter patrenalistik atau mudah untuk mengikuti apa yang dititahkan oleh pemimpin, atau dalam bahasa jawanya sendika dawuh. Seperti itulah filosofi penggembala kuda yang harus diterapkan oleh para pemimpin masa kini dalam menghadapi tantangan abad-21.
Seorang pemimpin bisnis harus mampu memanfaatkan berbagai platform untuk berkembang. Omni Channel Sales Growth memberikan solusi digital untuk meningkatkan penjualan dengan pendekatan yang lebih efektif dan terintegrasi.
Kuasai Strategi dan Kepemimpinan dengan Jurusan Manajemen
Pemimpin zaman now harus memiliki wawasan luas dalam mengelola organisasi. Di program studi Manajemen Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA), Anda akan belajar strategi bisnis, kepemimpinan, dan pengambilan keputusan untuk menghadapi tantangan industri yang dinamis.
Seperti kuda yang terus maju tanpa takut rintangan, Anda bisa meraih masa depan cerah tanpa beban biaya kuliah. Dengan Beasiswa PBL, Anda dapat belajar sambil bekerja, mengasah keterampilan digital, dan mempersiapkan diri untuk karier gemilang.
Pemimpin sejati selalu mengambil langkah lebih maju untuk meraih masa depan. Daftar sekarang di PMB UNMAHA dan hubungi kami melalui WhatsApp PMB untuk informasi lebih lanjut tentang program unggulan yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Baca juga: Inilah 3 Sifat Pengusaha Muslim Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW, Sudahkah Anda Melakukannya?
Seorang pemimpin juga sebaiknya memilih tempat yang tepat untuk timnya. Misalnya, memilih kantor atau basecamp rumah 2 lantai Jogja untuk menunjang produktivitas. Atau, ia mulai berinvestasi kavling tanah di Jonggol sebelum membangun kantor impiannya. Kedua pilihan itu layak dipertimbangkan dan dimiliki. Pasalnya, ada diskon Rp80 juta sedang menanti. [4]
