Bernas.id ? Ada pemandangan tidak lazim yang terjadi di gedung parlemen Albania pada hari Senin (18/12/2017). Kepulan asap terlihat memenuhi ruang sidang saat para anggota dewan tengah berkumpul. Apakah kebakaran tengah melanda gedung parlemen Albania?
Usut punya usut, ternyata asap tersebut berasal dari anggota dewan Albania sendiri. Politikus dari kubu oposisi dengan sengaja melemparkan bom asap di tengah-tengah ruang sidang untuk menghentikan paksa jalannya sidang.
Menurut Deutsche Welle, tindakan tersebut sengaja mereka lakukan sebagai wujud protes atas rencana pemerintah Albania mengangkat jaksa umum yang baru. Pihak oposisi mengklaim kalau yang berhak mengangkat parlemen baru bukanlah parlemen, melainkan komisi yang dibentuk secara khusus. Mereka khawatir jaksa umum yang baru kelak bakal menjadi sosok yang bisa disetir oleh pemerintah berkuasa.
Namun bak pepatah anjing menggonggong kalifah berlalu, pengangkatan jaksa umum yang baru tetap berjalan sesuai rencana awal. Di tengah-tengah kepulan asap, Arta Marku disumpah menjadi jaksa umum yang baru setelah 69 anggota dewan menyatakan setuju dalam pemungutan suara.
Sidang pemungutan suara itu sendiri juga tidak lepas dari kontroversi. Sebanyak 67 anggota dewan memboikot sidang pemungutan suara. Dua orang memberikan suara tidak setuju, sementara dua lainnya menyatakan abstain.
Di luar gedung parlemen, sebanyak 3 ribu orang yang mengusung bendera Albania, Uni Eropa, serta AS terlihat berkumpul menggelar aksi protes menentang jalannya sidang. Aksi protes tersebut juga diwarnai dengan insiden bom asap dan bentrokan. Sejumlah orang dikabarkan cedera setelah para demonstran mencoba menerobos paksa barikade yang dibuat oleh polisi.
