Bernas.id ? Musibah tengah menimpa Joseph Kabila. Rumah milik Presiden Kongo tersebut dibakar oleh orang yang identitasnya masih belum jelas. Menurut polisi lokal seperti yang dikutip oleh Deutsche Welle, aksi pembakaran terjadi pada hari Minggu malam (24/12/2017) hingga Senin pagi waktu setempat.
Rumah yang menjadi lokasi pembakaran tersebut berada di dekat desa Musienene dan berjarak 2.700 km di sebelah timur ibukota Kinshasa. Kabila tidak ada di rumah tersebut ketika pembakaran terjadi.
Kendati pelaku asli pembakaran tersebut masih belum terungkap, salah seorang tentara yang enggan disebutkan namanya berspekulasi kalau pembakaran ini dilakukan oleh kelompok pemberontak Mai-Mai. ?Sang penyerang menjarah semuanya sebelum membakar rumah dan sejumlah kendaraan,? jelasnya.
Parlemen Kongo melalui pernyataan resminya turut mengecam insiden pembakaran ini dan menyebutnya sebagai ?tindakan barbar?. Mereka juga meminta kepada rakyat Kongo supaya tidak ikut tersulut supaya perdamaian dalam negeri tetap terjaga.
Kondisi politik Kongo sendiri memang tengah menegang selama beberapa bulan terakhir. Masa jabatan Joseph Kabila sebagai Presiden Kongo seharusnya sudah berakhir sejak tahun lalu. Namun tokoh yang sudah menjabat sebagai presiden sejak tahun 2001 tersebut menolak turun dari posisinya.
Kabila mulai menjabat sebagai presiden setelah ayahnya, Laurent Kabila, tewas dibunuh di tengah-tengah perang. Di bawah kepemimpinan Joseph Kabila, perang berskala nasional yang sudah berlangsung sejak tahun 1998 berhasil diakhiri. Namun kondisi di kawasan pelosok timur masih belum aman sepenuhnya akibat keberadaan penambang ilegal yang menenteng senjata api.
