Bernas.id – Siapa yang tak kenal dengan cinta? Setiap manusia terlahir dengan cinta. Ibu yang pertama kali sanggup menghadirkan cinta bagi kita. Jika tidak cinta, mana mungkin beliau memberanikan diri melahirkan kita?
Memang benar cinta mampu menjadi energi paling besar di antara kekuatan terbesar atau kekuasaan terhebat sekalipun. Mampu mengubah hal yang tak mungkin menjadi mungkin. Inilah sensasi yang terjadi gara-gara kesundul cinta. Bagaimana bisa dengan cinta kita mendadak jago menulis?
Baca juga: 51 Jenis Font Keren untuk Desain dan Menulis Buku 2021
Julukan jago biasanya tersemat bagi seseorang yang sudah dalam kategori ahli di bidangnya. Biasanya pula sebutan jago diberikan bagi orang yang memang telah terlatih dalam jangka waktu tertentu. Bagaimana soal menulis? Apakah orang yang jago menulis hanya berlaku bagi seseorang yang piawai berbahasa? Apa kaitannya menulis dengan cinta? Cinta yang berhasil menyapa diri akan memacumu berbuat hal yang tak biasa.
Ada berbagai macam cinta dalam hidup. Ada yang berhak mendapat cinta dari kita tanpa syarat dan ada pula cinta yang spontan tumbuh karena hal-hal tertentu. Cinta pada siapa yang sebenarnya mampu membuat kita tertarik mengambil pena dan secarik kertas?
Kita patut bersyukur karena cinta yang diwajibkan adalah cinta pada Pencipta. Satu kali pun tak akan pernah ada penyesalan yang terjadi. Ketenangan yang berlimpah berkat mencintai-Nya mampu mengalirkan jutaan kosakata cinta. Kosakata inilah yang menjadi modal bagi kita untuk menulis.
Belum lagi cinta pada kerabat yang sedari kecil menjaga kita. Tentulah ungkapan kasih atas pengorbanan mereka selama ini akan menambah kosakata yang membenak. Rasa sayang dengan mudahnya membuat kita melontar kata-kata haru. Lagi-lagi dari sini kita mendapat stok kosakata untuk menulis.
Tak hanya cinta yang melegakan, namun cinta yang menyulitkan juga mampu mengubahmu menjadi special someone. Seseorang yang spesial karena mampu mengungkap kata cinta dalam diam. Dengan cinta yang tak bisa terkatakan, kamu bisa belajar mengabadikannya dalam tulisan.
Sejauh mana cinta memberi pengaruh baik? Itu tergantung dari kita. Jangankan tersundul, sekedar tersentil cinta saja kita mampu mewujudkan hal yang luar biasa. Menulis menjadi salah satu keluarbiasaan itu.
So, jangan menulis menunggu alasan dan jangan beralasan untuk menulis! Bahkan dengan cinta kamu bisa menulis.
Selamat mencoba!
Baca juga:
