Bernas.id ? Pepatah bijak mengatakan kalau hidup ini bagaikan roda yang berputar. Seseorang yang awalnya berada di puncak kesuksesan bisa berada di bawah dalam sekejap. Pepatah tersebut nampaknya cukup pas untuk menggambarkan nasib Emmanuel Eboue. Kepada wartawan Mirror, mantan bek Arsenal dan Galatasaray tersebut mengakui kalau dirinya tengah berada dalam kondisi sulit.
Saat masih memperkuat Arsenal sepanjang tahun 2004 hingga 2011, Eboue memiliki kehidupan yang begitu diimpikan banyak orang. Ia menerima gaji senilai jutaan poundsterling setiap tahunnya. Dengan bermodalkan uang tersebut, ia bisa tinggal di kediaman mewah dan menaiki mobil mewah untuk pergi ke tempat latihan.
Kehidupan Eboue nampak semakin sempurna setelah ia menikah dengan Aurelie. Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai oleh tiga orang anak. Supaya dirinya bisa berkonsentrasi di sepak bola, Eboue menyerahkan urusan pengelolaan uang kepada istrinya.
Hubungan mesra antara Eboue dengan Aurelie sayangnya tidak berlanjut setelah keduanya bercerai pada bulan Juni. Sudah jatuh tertimpa tangga, pemain berusia 34 tahun tersebut kini berada dalam kondisi bangkrut dan diharuskan menyerahkan seluruh aset miliknya kepada Aurelie, termasuk rumah yang dulu ditempati oleh mereka berdua.
?Saya ingin Tuhan menolong saya. Hanya Dia yang bisa menolong saya untuk menghilangkan niat bunuh diri dari benak saya. (Tidak bisa menemui anak-anak saya) sungguh menyakitkan. Mereka dulu suka menelepon saya. Namun sekarang, tidak ada lagi kontak. Saya merasa sakit untuk hidup sendirian tanpa mereka,? kata Eboue sedih.
Upaya Eboue untuk memperbaiki kondisi finansialnya kian terkendala setelah ia dijatuhi larangan bertanding selama setahun oleh FIFA. Hukuman tersebut dijatuhkan akibat adanya sengketa antara Eboue dengan mantan penasihatnya. Saking miskinnya, sekarang Eboue tinggal di tempat temannya dan harus mencuci pakaian dengan tangannya sendiri.
?Rumah milik saya. Saya bersusah payah untuk membeli rumah saya, namun sekarang saya ketakutan (didatangi polisi). Saya tidak akan menjual pakaian saya ataupun menjual yang saya punya. Saya akan berusaha sampai akhir karena itu sungguh tidak adil,? tegasnya.
