Bernas.id ? Drakula penghisap darah memang hanya ada di film-film. Namun hewan penghisap darah yang bisa membunuh makhluk lain ternyata benar-benar ada di dunia. Hewan tersebut adalah kelelawar vampir yang memiliki kebiasaan menghisap darah hewan ternak. Selain bisa menghisap darah mangsanya, kelelawar ini juga bisa menularkan penyakit yang mematikan.
Menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh tim ilmuwan pimpinan Julio Benavides, kelelawar vampir bertanggung jawab atas kematian lebih dari 500 ekor hewan ternak di Peru setiap tahunnya. Penyakit rabies yang disebarkan oleh kelelawar vampir saat menggigit korbannya menjadi penyebab utamanya.
?Hasil perkiraan kami, yang empat kali lebih besar dibandingkan data resmi, adalah hal yang sangat penting untuk merencanakan dan menerapkan langkah-langkah pencegahan dan penanganan penyakit yang efektif dari segi biaya, yang umumnya berdampak pada peternakn skala kecil,? kata tim ilmuwan tadi dalam jurnal hasil penelitiannya.
Benavides dan rekan-rekannya juga menemukan kalau pengobatan hewan yang sudah terjangkit sulit dilakukan akibat terpencilnya lokasi peternakan. Mereka lantas menganjurkan metode vaksinasi massal untuk hewan-hewan ternak, supaya kerugian finansial akibat matinya hewan-hewan korban rabies bisa dihindari.
Kelelawar vampir atau Desmodus rotundus adalah sejenis kelelawar yang hidup dari menghisap darah hewan mamalia. Saat menghisap darah, kelelawar ini memanfaatkan air liur khusus yang dimilikinya supaya darah hewan korbannya tidak langsung membeku. Habitat asli kelelawar vampir terdapat di Benua Amerika.
