Bernas.id – Bunda pernah dengar istilah Revolusi Putih? Ya, Revolusi putih adalah program peningkatan konsumsi susu untuk anak-anak yang didengungkan oleh calon presiden RI Prabowo Subianto pada masa pilpres tahun 2014 silam. Wacana tersebut kembali bergaung akhir-akhir ini, meskipun Prabowo Subianto tidak terpilih sebagai presiden RI.
Bunda tentu sepakat, kalau susu memiliki segudang kandungan zat gizi yang bermanfaat untuk anak. Susu juga disebut sebagai penyempurna dalam makanan empat sehat lima sempurna. Lantas apa saja manfaat susu bagi anak? Berikut penjelasan menurut ahli gizi Dr. Marudut BSc. MPS., anggota Bidang Penelitian dan Pengembangan Gizi, Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI)
Sumber Kalsium
Susu adalah minuman yang kaya kandungan kalsiumnya sehingga baik untuk kepadatan tulang. Pembentukan tulang bagi anak-anak dalam masa pertumbuhan sangat penting agar pertumbuhan fisiknya maksimal dan tidak mengalami kelainan struktur tubuh karena rangka tulang berfungsi sebagai penegak dan penggerak tubuh.
Sumber Protein
Susu juga merupakan sumber protein yang baik untuk pertumbuhan anak. Karena untuk tumbuh tubuh membutuhkan protein yang cukup sehingga pertumbuhannyapun akan baik.
Sumber Lemak yang Unik dan Kompleks
Kandungan asam lemak susu sangat penting dalam metabolisme tubuh yang berperan mendukung kesehatan. Asam lemak dalam susu juga berfungsi menjaga tubuh dari serangan penyakit tidak menular. Keistimewan lain dari asam lemak susu ini adalah komposisinya yang unik, berbeda dan jarang ditemukan di pangan lain yaitu kandungan asam pentadecanoat dan heptadecanoat atau disebut asam margarat.
Susu juga mengandung lebih dari 50 jenis asam lemak, termasuk asam lemak trans yang bisa menurunkan resiko diabetes, karena sudah melalui proses biohidrogenasi sebelum dikonsumsi. Jadi meski mengandung lemak trans justru bermanfaat bagi tubuh
Nah, itulah sederet manfaat susu bagi kesehatan anak. Sayangnya belum seluruh anak Indonesia bisa menikmati susu dengan mudah, melimpah dan murah. Harga susu yang relatif mahal membuat sebagian masyarakat Indonesia dengan tingkat sosial ekonomi menengah ke bawak kesulitan untuk mencukupi kebutuhan susu anaknya terutama usia balita. Ini menjadi PR besar pemerintah, karena masa depan bangsa ini bergantung pada kualitas generasi mudanya. Dan, untuk menghasilkan generasi emas, poin pertama dan utamanya adalah mereka harus sehat. Bunda setuju? Semoga saja pemerintah, siapapun yang menjadi presiden dapat membuat kebijakan yang memberi prioritas pada kesehatan anak bangsanya dan seluruh masyarakat pada umumnya. Aamiin.
