Bernas.id ? Seorang ayah seharusnya bisa menjadi pelindung bagi anaknya, tak peduli apakah anaknya tersebut merupakan anak kandung atau anak angkat. Namun hal yang dilakukan oleh Henri Michelle Piette sungguh bertolak belakang. Pria berusia 63 tahun tersebut justru tega menyekap dan memperkosa putri angkatnya sendiri.
Korban diketahui bernama Rosalynn Michelle McGinnis. Ia diculik oleh Piette pada tahun 1995 dan kemudian dipaksa menjadi budak nafsu Piette. Menurut agen FBI Adam Reynolds yang ikut menangani kasus ini, Piette pertama kali berhubungan badan dengan McGinnis saat McGinnis baru berusia 11 atau 12 tahun di kota Wagener, AS selatan.
Piette kemudian memperdaya McGinnis untuk masuk ke dalam mobil van miliknya sebelum kemudian membawanya kabur ke Meksiko. Ia juga mengganti identitas McGinnis dan dirinya sendiri supaya tidak ketahuan.
Piette menyekap dan berhubungan badan dengan McGinnis selama 19 tahun. Yang lebih memilukan, McGinnis sempat dua kali melahirkan bayi saat usianya belum genap 18 tahun. Ia kembali melahirkan sebanyak tujuh kali sesudah berusia 18 tahun.
Penderitaan McGinnis baru berakhir setelah ia melarikan diri ke Kedubes AS di Meksiko pada tahun 2016 lalu. Staf kedutaan lalu membuatkan paspor untuk McGinnis dan anak-anaknya supaya mereka bisa meminta bantuan ke AS. Menurut McGinnis, suaminya tersebut memiliki hubungan dengan jaringan mafia Meksiko.
Piette sendiri akhirnya ditangkap dan sekarang tengah ditahan di Oklahoma. Ia terancam dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atas tuduhan penculikan dan berhubungan badan dengan anak di bawah umur.
