Bernas.id – Kehidupan di dunia hanya sementara, tak pantas bila kita tidak mau berbuat baik dan menyia-nyiakan setiap waktu yang kita punya. Pernah dengar kan bahwa waktu itu lebih berharga dari uang? Yups, pernyataan tersebut benar sekali. Karena kelak setiap waktu yang kita buang sia-sia dengan hanya bersantai dan foya-foya suatu saat akan kita sesali nanti. Apalagi waktu yang kita gunakan ketika masih muda.
Setiap hal yang kita kerjakan di masa muda akan dimintai pertanggungjawabannya. Jadi, jangan sia-siakan masa muda yang kita miliki saat ini dengan hal-hal tidak penting yah.
Air hujan yang berasal dari laut, pasti pada akhirnya akan bermuara ke laut. Begitulah dengan kehidupan yang berasal dari Allah pasti pada akhirnya akan kembali kepada Allah juga. Hidup dan mati keduanya takkan bisa terpisahkan bak hitam dan putih. Setiap yang ada di dunia ini pasti memiliki pasangan, seperti itulah kehidupan dan kematian mereka adalah pasangan yang berjalan beriringan dan menjadi bagian tak terpisahkan yang pasti akan kita lalui.
Karena kehidupan yang berasal dari Allah dan akan kembali kepada Allah. Jadi tidak ada alasan untuk kita sombong dan meninggikan diri. Sebab air hujan yang jatuh di atas gunung tertinggi pun akan jatuh ke bawah menuju muara kali yang rendah.
Karena hidup bermuara kepada sang ilahi, karena hidup hanya sementara, karena hidup akan mati, maka mulai sekarang ini, belajarlah untuk sedikit peduli dan mulai memperbaiki diri agar bisa mengolah waktu yang sedikit ini menjadi sesuatu yang berguna dan bermanfaat.
Kita adalah manusia yang hidup di akhir zaman. Itu artinya jarak antara hidup dan kiamat sangatlah dekat. Tak takutkah bila nanti kita mati tak membawa satu kebaikan apa pun?
