Bernas.id – Di zaman komunikasi serba canggih seperti sekarang ini, rasanya keberadaan gawai super tak bisa dipisahkan dari pemiliknya di segala suasana. Gawai selalu di tangan pemiliknya baik saat makan, saat bepergian, kuliah, bekerja, bahkan saat tidur pun ponsel selalu berada tak jauh dari si empunya. Namun, apakah memegang gawai setiap saat selalu memberi efek positif? Ternyata terlalu lama menggunakan handphone dapat berakibat negatif bagi tubuh dan kesehatan Anda. Selain membuat Anda antisosial dan lupa waktu, efek yang lebih buruk dapat berdampak pada kesehatan mata, tulang bahkan juga syaraf otak yang terpapar efek radiasi dari gawai yang dipakai terlalu lama.
Bagaimana mengurangi kecanduan gawai yang sudah sangat akut? Anda bisa melakukannya dengan memulai beberapa kebiasaan kecil sebagai berikut
1.Biasakanlah membawa buku bacaan ke mana pun Anda pergi
Saat menunggu, biasanya kita akan mengeluarkan gawai dari tas atau saku, lalu mulai memainkannya. Entah membuka media sosial, bermain game, chatting atau browsing untuk mencari informasi. Memang sangat mengasyikkan karena semuanya menarik, namun akan lebih baik jika diselingi dengan membaca. Mulailah kebiasaan baru dengan membawa buku, majalah atau koran ke mana pun Anda pergi, dan saat terpaksa harus menunggu atau menghabiskan waktu Anda dapat mengeluarkan buku ataupun majalah/koran dan membacanya. Tentunya banyak manfaat positif yang didapat, selain memperoleh pengetahuan dan wawasan baru, Anda dapat mengurangi ketergantungan kepada handphone.
2. Alih-alih membuka social media, bukalah e-book, atau aplikasi untuk membaca yang lain
Jika terpaksa tidak membawa buku dan di sekitar Anda tidak ada bahan bacaan yang dapat dibaca saat itu, Anda dapat membuka handphone Anda tetapi gunakanlah untuk membaca melalui aplikasi yang tersedia seperti membuka e-magazine, e-newspaper, atau e-book.
3. Membawa mainan seperti rubik, fidget spinner, atau mainan kecil lain untuk mengalihkan perhatian sejenak dari memegang gawai
Terlalu lama menyentuh layar handphone juga dapat memberikan dampak yang buruk bagi syaraf-syaraf di jari-jemari Anda. Untuk menguranginya, Anda dapat memainkan permainan kecil seperti rubik, fidget spinner atau mainan kecil lain untuk mengisi waktu Anda.
4. Bertanya arah kepada penduduk setempat
Ada saat-saat di mana Anda tidak dapat selalu mengandalkan teknologi untuk menyelesaikan permasalahan Anda. Contohnya, adalah saat tersesat dan ingin menanyakan arah atau lokasi suatu tempat, Anda dapat bertanya pada orang lokal setempat, dan hindari menggunakan aplikasi penunjuk arah di handphone.
5. Terapkan prinsip ATA dalam mengabadikan sebuah momen ketika sedang berwisata
Prinsip Awal, Tengah dan Akhir ini dapat diterapkan ketika sedang bertamasya atau menonton sesuatu. Anda bisa memfoto pada awal kegiatan, tengah dan di akhir. Tidak perlu setiap saat harus difoto, ada beberapa momen yang dapat diabadikan dengan menikmati dan menyimpannya di memori otak.
6. Tentukan waktu tertentu untuk ?Handphone Days Off?
Anda bisa memutuskan untuk sejenak terputus dari hingar bingarnya dunia maya, dan menikmati kebersamaan dengan orang-orang terkasih atau menikmati waktu untuk diri Anda sendiri. Anda bisa melakukannya satu minggu atau mungkin satu bulan sekali. Letakkan gawai Anda dan keluarlah untuk menghirup udara segar tanpa terikat oleh apapun. Bisa dicoba dan dipraktekkan, Anda dapat merasakan manfaatnya seperti pikiran kembali fresh, jiwa raga yang ringan tanpa beban, dan semangat yang kembali terisi.
