Bernas.id – Di era persaingan global ini, kompetisi antar individu semakin ketat. Persaingan yang akan dihadapi oleh anak muda Indonesia tidak hanya dengan orang lokal saja tetapi harus siap berkompetisi dengan orang dari luar negeri. Terutama di era masyarakat ekonomi Asean, untuk mendapatkan pekerjaan yang layak di negeri kita sendiri, kita harus berkompetisi dengan pesaing lain yang berasal dari negara tetangga. Nah, tentu saja kita harus mempersiapkan diri dengan maksimal agar memiliki daya saing dan nilai jual yang tinggi, sehingga siap berkompetisi dengan dunia internasional.
Salah satu cara untuk meng-upgrade kemampuan diri adalah dengan penguasaan bahasa Asing. Bahasa asing yang wajib dikuasai tentu saja bahasa Inggris, namun ada baiknya untuk menguasai bahasa asing lain, misalnya bahasa MAndarin, Arab, Korea atau bahasa lain. Penguasaan bahasa asing tersebut setidaknya akan membantu para calon pelamar agar memperoleh kesempatan yang lebih besar.
Namun, ternyata banyak orang yang menemui kesulitan dalam mempelajari bahasa Asing. Banyak yang merasa susah berkomunikasi, susah menghafalkan kosakata, dan memahami tata bahasa. Berikut ini akan dipaparkan langkah-langkah dalam mempelajari sebuah bahasa asing dalam waktu 6 bulan saja
Perbanyak mendengar bahasa target
Dengarkanlah sebanyak mungkin bahasa target baik melalui audio, lagu, film atau dari penutur aslinya langsung. Tidak masalah jika kita tidak dapat memahami maknanya 100 persen. Tujuan dari latihan ini adalah untuk membiasakan filter di otak kita terhadap bahasa target tersebut. Jika otak kita sudah terbiasa mendengar input dari bahasa tersebut, maka secara otomatis filter bahasa di otak kita akan aktif dan siap untuk mempelajari bahasa tersebut.
Fokus untuk memahami makna atau pesannya terlebih dahulu
Kita dapat menggunakan bahasa tubuh untuk mengungkapkan maksud kita atau bahkan memahami apa yang orang lain sampaikan dalam bahasa target. Jika kita sudah dapat memahami maksudnya maka secara tidak langsung kita telah mempelajari bahasa tersebut.
Gunakan pola kalimat dan kosa kata sederhana yang telah Anda kuasai
Jika Anda sudah menguasai kosa kata sederhana misalnya 10 kata benda, 10 kata sifat dan 10 kata kerja, maka Anda sudah dapat membuat kombinasi sebanyak 1000 kalimat dari kosakata tersebut. Mulailah dari yang sederhana, seperti kata ganti: Anda, kamu, dia, mereka. Kata benda sederhana (buku, sepeda, rumah, dan lain-lain), kata sifat (makan, minum, belajar, pergi, dan lain-lain).
Hafalkan kosa kata penghubung, baik kata penghubung intra kalimat atau pun antar kalimat
Kata penghubung ini akan berperan sebagai lem atau perekat dalam proses merangkai kata menjadi kalimat yang utuh ataupun dapat merangkai beberapa kalimat menjadi satu kalimat yang efektif dan efisien. Pelajari kata hubung sederhana dalam bahasa target seperti dan, tetapi, meskipun, walaupun, dan lain-lain.
Setelah mendapatkan sebuah kosa kata baru, langsung hafalkan dan buat kalimat baru menggunakan kosa kata tersendiri
Carilah native speaker atau penutur asli untuk berlatih
Saat ini tidak susah untuk menemukan penutur asli dari bahasa target yang ingin Anda kuasai, banyak sekali orang asing yang belajar atau bekerja di Indonesia. Jika tidak memungkinkan bertemu langsung dengan penutur asli, Anda masih dapat menemukan mereka melalui situs pertukaran bahasa yang tersebar di internet. Anda dapat menghubungi mereka via daring dan dapat mulai berkomunikasi dengan bahasa target.
Belajar bahasa sesuai dengan minat atau relevan dengan bidang yang ditekuni
Usahakan mempelajari bahasa yang sesuai dan relevan dengan bidang atau minat Anda. Misalnya Anda berminat pada dunia sastra, Anda dapat memulai belajar bahasa dari cerita-cerita rakyat, dongeng, atau pun karya sastra popular lainnya.
Belajar dari sumber-sumber elektronik
Saat ini sudah mudah sekali bagi kita untuk mencari sumber-sumber materi yang dapat mendukung pembelajaran bahasa asing. Di internet Anda dapat mencari dengan mudah rekaman audio, berita, radio, lagu,film, surat kabar, majalah, atau pun akun-akun media sosial mengenai bahasa target yang ingin Anda pelajari.
Tandem learning
Alih-alih mengeluarkan uang untuk membayar kursus bahasa asing, Anda bisa mencoba cara tandem learning. Jadi Anda bisa mencari partner yang dapat mengajari bahasa yang ingin Anda pelajari dan Anda dapat mengajarinya bahasa yang Anda kuasai. Misalnya, Anda adalah penutur asli bahasa Indonesia dan ingin belajar bahasa Inggris, maka carilah penutur bahasa Inggris yang ingin mempelajari bahasa Indonesia. Partner tandem bisa dicari di situs language exchange atau pertukaran partner yang lain.
Belajar seusai kemampuan.
Anda dapat memulai belajar menggunakan tema yang paling dekat dengan diri sendiri dan kehidupan sehari-hari, misal tentang diri sendiri, keluarga, rumah, belanja, pekerjaan, dan sebagainya. Mulai dari tema yang konkret dan mudah, lalu berlanjut ke tema yang abstrak dan tingkat kesulitan yang bertambah.
