Bernas.id ? Tak ada kata terlambat untuk ke pelaminan. Nampaknya prinsip itulah yang dipegang oleh Henry Kariuki dan Alice Wanjiku. Hari Minggu (17/12/2017), kedua orang asal Kenya tersebut resmi menjadi pasangan suami istri usai mengikuti upacara pernikahan di Gereja Passenga ACK, Nyandarua.
Sepintas upacara pernikahan tersebut terlihat seperti upacara pernikahan biasa. Namun yang paling menarik perhatian adalah kedua mempelai ternyata sama-sama sudah lanjut usia. Kariuki diketahui sudah berusia 95 tahun, sementara Wanjiku sudah berusia 70 tahun.
?Sudah menjadi impian saya selama ini untuk memberikan istri cantik saya pernikahan yang sesuai. Saya sudah merencanakan pernikahan ini selama 40 tahun terakhir. Saya juga sudah menyiapkan pesta besar untuk tamu-tamu kami. Kami akan kembali ke rumah dahulu untuk menghibur tamu-tamu kami sebelum pergi berbulan madu,? kata Kariuki.
Kendati baru menikah sekarang, Kariuki dan Wanjiku sendiri ternyata sudah lama menikah secara tidak resmi. Keduanya diketahui sudah memiliki 17 orang anak, 39 orang cucu, dan 2 orang cicit. Kariuki dan Wanjiku memutuskan untuk menggelar upacara pernikahan resmi setelah pemerintah Kenya mengumumkan kalau semua pernikahan harus memiliki dasar hukum.
?Henry datang kepada saya begitu pemerintah mengumumkan kalau semua pernikahan harus disahkan. Dia meminta saran kepada saya mengenai hal tersebut,? kata Pendeta Gitonga Ndung'u yang memimpin upacara pernikahan ini. ?Jadi di sinilah kami sekarang. Kami ingin menjadi saksi ditandatanginya sertifikat pernikahan.?
?Hari ini mengingatkan saya ketika pertama kali bertemu Henry. Dia adalah pria tampan yang energik, kalem, namun sangat fokus. Dia adalah pria yang ingin dinikahi setiap wanita. Dia masih menjadi Tuan Mempesona seperti yang pertama kali saya jumpai… Saya gembira dia akhirnya mewujudkan janji yang sudah ia buat 40 tahun lalu,? kata Wanjiku.
