Bernas.id ? Sirkus Vladivostok di Rusia tengah menjadi sorotan. Pasalnya singa dan harimau yang menjadi objek dalam atraksi sirkus tersebut terlihat berada dalam kondisi kegemukan. Tudingan kalau pengelola sirkus melakukan kekejaman kepada hewan pun bermunculan.
Di media sosial, para netizen beramai-ramai menumpahkan rasa kasihan dan simpatinya kepada hewan-hewan tadi. ?Singa-singa tersebut terlihat jelas mengalami obesitas. Akan lebih baik jika mereka dipamerkan di hadapan dokter hewan, bukannya penonton sirkus,? kata salah seorang netizen seperti yang dikutip oleh The Siberian Times.
?Mereka menjadikan hewan liar seperti sirkus,? kata netizen lain yang menggunakan nama akun eryoga_chizh. ?Kapan kamp konsentrasi untuk hewan ini bakal dilarang?? kecam netizen pemilik nama akun davolnaya.
Pakar hewan turut memberikan komentarnya terkait beredarnya foto hewan-hewan sirkus tadi. Menurut Sergey Aramilev dari Pusat Harimau Amur, ia merasa senang karena hewan-hewan tersebut berada dalam kondisi kegemukan, bukannya kekurangan makanan. Namun ia masih belum yakin apakah kondisi kegemukan tersebut berbahaya bagi kesehatan mereka.
Vitaly Smolyanets selaku pawang singa dan harimau sirkus tadi lantas memutuskan untuk angkat bicara. Ia menegaskan kalau kondisi kegemukan tersebut tercipta secara alamiah akibat faktor usia.
?Manusia bertambah berat saat mereka menua. Demikian juga dengan binatang. Saat mereka melahirkan, berat badannya juga bertambah,? kata pawang berusia 44 tahun tersebut. ?Tidak ada yang memberikan mereka makanan terlampau banyak… Masing-masing hewan mendapatkan jatah 6 kg. Jumlah ini sama dengan asupan makan harian.?
