Bernas.id ? Meksiko dan narkoba kini menjadi dua kata yang seolah tak terpisahkan. Maraknya peredaran narkoba beserta gerombolan kartel yang mendistribusikannya menjadi alasan mengapa barang haram tersebut kini terkesan identik dengan Meksiko.
Beragam cara pun ditempuh oleh pemerintah Meksiko untuk mengatasi hal tersebut. Selain menerjunkan militer untuk membasmi kartel-kartel narkoba, kini pemerintah Meksiko berencana melegalkan narkoba jenis mariyuana.
Pemerintah Meksiko sebenarnya sudah melegalkan penggunaan mariyuana atau ganja pada bulan Juni lalu. Namun penggunaan legalnya hanya terbatas untuk bidang penelitian dan kesehatan. Jika peraturan baru ini jadi disahkan, maka seseorang bisa menanam mariyuana dan mengkonsumsinya untuk kesenangan.
Arturo Tornel selaku juru bicara lembaga pengawas kesehatan Cofepris berharap kalau peraturan resmi yang mengatur peredaran mariyuana sudah bisa diterbitkan dalam kurun waktu beberapa hari mendatang. Diharapkan produk-produk berbahan baku mariyuana sudah bisa digunakan dan diimpor secara legal mulai bulan Januari kelak.
Kebijakan legalisasi ini diharapkan bisa membantu mengurangi pemasukan kartel narkoba dari sektor perdagangan mariyuana. Selama ini kartel-kartel Meksiko diketahui berhasil meraup pendapatan hingga jutaan dollar dari menyelundupkan mariyuana ke wilayah AS.
Kebijakan yang hendak diambil oleh Meksiko ini sekaligus mengikuti tren legalisasi mariyuana yang tengah melanda Benua Amerika. Tahun 2013, Uruguay menjadi negara pertama yang melegalkan penanaman dan konsumsi mariyuana. Negara-negara lain seperti Argentina, Chili, hingga Kolombia baru sebatas mengizinkan penggunaan mariyuana di bidang kesehatan.
