Bernas id – Proses pembelajaran di kelas yang baik ialah adanya interaksi antara guru dan siswa. Perlu adanya komunikasi dua arah. Adanya feedback saat pembelajaran berlangsung. Sehingga suasana kelas menjadi lebih hidup. Guru senang materi tersampaikan dengan baik, begitupun sebaliknya, siswa juga senang bisa menerima materi dengan baik.
Sering sekali mendengar atau bahkan mendapati sendiri siswa tidur di kelas. Ada juga siswa yang asyik dengan teman sebangkunya. Sehingga bercerita dengan teman lebih menarik dibanding memerhatikan penjelasan guru. Adapula yang mengantuk tapi berusaha untuk tetap konsentrasi. Bahkan bisa dihitung dengan jari siswa yang masih sanggup untuk memerhatikan. Suasana kelas menjadi tidak kondusif. Siswa sudah mulai bosan.
Sebagai guru harus paham dengan keadaan siswa. Guru harus peka dengan suasana kelas saat mengajar. Apakah siswa bosan? Mengapa siswa tidak memerhatikan?
Berikut sikap guru yang tidak disukai siswa dan membosankan.
1. Monoton
Pengajaran yang diterapkan haruslah berubah. Baik itu dari segi tempat belajar, metode, tata letak ruang kelas dan sebagainya. Siswa cepat bosan dengan segala sesuatu yang terus diulang-ulang, monoton. Apalagi semua guru hampir menerapkan hal yang sama.
2. Membandingkan
Perlu diketahui bahwa dibanding-bandingkan itu tidak enak. Terkadang guru ingin memotivasi, namun cara penyampaian yang kurang pas menyebabkan salah tangkap oleh siswa. Sehingga niat baik guru tidak tersampaikan. Hal itu akan membekas di hati siswa. Sebagai guru hindari membanding-bandingkan siswa satu dengan lainnya atau kelas satu dengan lainnya.
3. Tidak On Time
Tidak bisa tepat waktu dalam mengajar kurang disukai siswa. Apalagi tidak tepat waktu saat jam pelajaran telah usai. Saat guru selanjutnya belum datang terkadang digunakan untuk melanjutkan materi karena belum selesai. Hal ini membuat siswa kesal dan kecewa. Belum lagi ada guru yang sudah waktunya istirahat masih mengajar. Alhasil waktu istirahat molor dan siswa kena tegur karena telat masuk di jam selanjutnya.
4. Tidak Menguasai Kelas
Tidak menguasai kelas maksudnya guru yang terlalu asyik mengajar, terlalu asyik menjelaskan tetapi siswa hanya disuruh mendengarkan. Tidak ada timbal balik dalam pembelajaran. ketahuilah bahwa siswa juga butuh penyegaran. Seharian belajar beberapa mata pelajaran sungguh melelahkan. Sebagai guru harus peka dengan keadaan kelas. Misal, ketika siswa sudah mulai bosan atau mengantuk beri sedikit hiburan, istilahnya ice breaking. Diharapkan bisa kembali menyegarkan pikiran siswa.
5. Terlalu Banyak Tugas
Siswa tidak menyukai adanya tugas. Apalagi tugas yang diberikan terkadang berlembar-lembar. Tugas yang kemarin belum selesai sudah ditambah tugas lagi. Belum lagi tugas-tugas yang ada dikumpulkan di hari yang sama. Tugas yang seharusnya sebagai latihan justru tidak bisa optimal. Siswa akan meminjam jawaban teman karena kesulitan mengerjakan semua tugas yang ada. Jangan membuat siswa tertekan dengan tugas yang berlimpah.
