Bernas.id ? Pesatnya kemajuan sektor industri Tiongkok bak dua sisi mata uang. Pasalnya kendati pertumbuhan tersebut turut berkontribusi atas kemajuan teknologi dan terbukanya lapangan kerja baru, polusi yang timbul dari pabrik dan kendaraan bermotor turut mengusik aktivitas warga di kota-kota besar.
Beijing adalah salah satu kota yang warganya harus berurusan dengan polusi dan asap tebal setiap hari. Ide unik pun lantas dikeluarkan oleh seorang penemu lokal yang bernama Du. Ia berpendapat kalau masalah asap di Beijing bisa diatasi jika 15 juta orang mengibaskan kipas raksasa bersama-sama.
Kendati terdengar konyol, Du mengaku kalau ia sudah memikirkan ide ini selama tujuh tahun. Menurutnya, metode ini selain hemat juga ramah lingkungan. Du bahkan sudah mengirimkan aplikasi resmi pada bulan Maret lalu supaya idenya ini segera dipatenkan.
?Tentu saja saya percaya akan ide ini,? kata Du saat diwawancara oleh Thepaper.cn. ?Jika tidak, saya tidak akan menghabiskan banyak waktu dan tenaga untuk melakukan penelitian.?
Dalam aplikasi resmi yang dikirimkannya ke lembaga kekayaan intelektual Tiongkok, Du berpendapat kalau asap di Beijing bisa dihilangkan hanya dalam waktu satu jam jika ada 15 juta orang yang mengibaskan kipas raksasa bersama-sama ke arah yang sama.
Ia juga mengusulkan agar ada pemerintah menjadwalkan momen pengibaran kipas secara bersama-sama. Misalnya saat istirahat sekolah atau saat jam makan siang.
Begitu kabar mengenai usulan Du ini beredar di dunia maya, netizen Tiongkok beramai-ramai mengkritik ide Du. Salah satu netizen berkomentar kalau awalnya ia mengira jika berita mengenai ide Du tersebut adalah berita parodi. Netizen lain bertanya-tanya apakah ide ini masih efektif jika orang-orang mengibaskan kipasnya ke sembarang arah.
