Bernas.id – Komunikasi adalah elemen yang sangat penting dalam tumbuh kembang buah hati. Perkembangan anak bisa dilihat dari bagaimana dia berkomunikasi. Hubungan komunikasi yang baik antara orang tua dan anak akan menciptakan hubungan komunikasi yang baik pula antara anak dengan orang lain. Maka penting bagi orang tua menjalin komunikasi yang positif dengan buah hati.
Selain itu tidak lepas dari tanggung jawab orang tua sebagai pendidik pertama bagi anaknya untuk memberikan segala informasi, atau rambu-rambu dalam kehidupannya kelak. Terkadang karena komunikasi yang kurang baik orang tua merasa kesulitan untuk mengarahkan putra putrinya. Atau bisa jadi orang tua merasa bingung harus memulai dari mana untuk menyampaikan sesuatu kepada buah hati.
Banyak cara sebenarnya untuk memulai komunikasi dengan anak. Contohnya akhir-akhir ini kita mengalami kejadian alam gempa bumi. Gempa bumi yang mungkin lebih terasa terjadi pada waktu Selasa tanggal 23 Januari 2018 tepatnya pada pukul 13:34:50 WIB. Kejadian di siang hari membuat sebagian besar orang merasakan getarannya. Apa saja yang bisa kita bicarakan dengan buah hati dari kejadian gempa tersebut:
1. Kekuasaan Sang Pencipta;
Terkadang kebanyakan orang lupa, bahwa segala sesuatu yang terjadi hal yang harus pertama diingat adalah semuanya tidak terlepas dari kekuasaan Allah Yang Maha Kuasa. Para orang tua bisa mengambil kejadian gempa bumi sebagai bentuk peringatan kepada manusia untuk semakin mendekatkan diri kepada-Nya, sebagaimana kisah gempa pada zaman Rasulullah. Maka dengan ini, putra putri Anda akan memahami bahwa dirinya sebagai makhluk yang diciptakan harus selalu rendah diri kepada Sang Pencipta.
2. Gempa bumi dari sisi ilmu pengetahuan;
Beberapa orang tua mungkin menganggap menjelaskan gempa bumi dari sisi ilmu pengetahuan itu urusan sekolah. Apa salahnya ketika kita sebagai orang tua menjelaskan mengapa gempa bisa terjadi, bagaimana yang harus kita lakukan ketika gempa dan lainnya. Kurangnya ilmu untuk menerangkan? Para orang tua bisa mencari tahu dari berbagai sumber. Dengan menjelaskan ini bisa jadi menjadi bahan yang menarik untuk dibahas dengan buah hati. Bahasanya pun perlu disesuaikan dengan usia buah hati Anda, tidak perlu detail yang penting anak tahu mengapa bisa terjadi gempa. Dan biasanya ketika buah hati merasa mendapat ?ilmu baru?, dia akan menceritakannya juga kepada teman-temannya.
3. Membangun rasa empati;
Rasa empati menurut wikipedia didefinisikan sebagai respons afektif dan kognitif yang kompleks pada distres emosional orang lain. Empati termasuk kemampuan untuk merasakan keadaan emosional orang lain, merasa simpatik dan mencoba menyelesaikan masalah, dan mengambil perspektif orang lain. Rasa empati pada seseorang tidak akan instan tumbuh begitu saja jika tidak dipupuk dari kecil.
Kita sebagai orang tua bisa mengambil contoh tidak hanya gempa yang terjadi Selasa kemarin saja yang dapat menimbulkan kerusakan. Berikan beberapa gambaran kepada buah hati dampak apa yang terjadi akibat gempa. Sentuh rasa empatinya bahwa ada orang yang perlu bantuan akibat gempa bumi.
Banyak cara dan bahan obrolan yang dapat orang tua lakukan untuk berkomunikasi dengan buah hati. Ciptakan komunikasi yang positif untuk membentuk karakter yang positif pula.
