Bernas.id – Sebagai orang tua pasti paham bagaimana kesalnya jika anak memberontak atau melawan. Kebanyakan dari kita, seketika akan membentak bahkan tak jarang menyakiti. Namun, tahukah Anda jika bentakan bukan suatu solusi? Oleh karenanya mari sama-sama kita simak waktu berharga pengasuhan anak.
7 tahun pertama (0-7 tahun):
Perlakukan anak sebagai raja.
Zona merah – zona larangan.
Jangan marah-marah, jangan banyak larangan, jangan rusak jaringan otak anak.
Pahamilah bahwa posisi anak yang masih kecil, saat itu yang berkembang otak kanannya.
7 tahun kedua (7-14 tahun):
Perlakukan anak sebagai pembantu atau tawanan perang.
Zona kuning – zona hati-hati dan waspada.
Latih anak-anak mandiri untuk mengurus dirinya sendiri, mencuci piring, pakaian, setrika. Banyak pelajaran berharga dalam kemandirian yang bermanfaat bagi masa depannya.
7 tahun ketiga (14-21 tahun):
Perlakukan anak seperti sahabat.
Zona hijau – sudah boleh jalan.
Anak sudah bisa dilepas untuk mandiri. Mereka sudah bisa dilepas sebagai duta keluarga.
7 tahun keempat (21-28 tahun):
Perlakukan sebagai pemimpin.
Zona biru – siap terbang.
Siapkan anak untuk menikah.
Setiap anak sudah didasari zonanya masing-masing. Jadi sebagai orang tua, sebaiknya mendidik anak sesuai zonanya dan meminimalisir untuk membentak. Karena bentakan bukan suatu solusi untuk memberikan peringatan. Jika berbicara halus bisa sampai ke hati, jadi kenapa harus memaki?
