Bernas.id – Pendidikan merupakan aset penting yang paling berharga dalam sebuah bangsa. Hal ini pun menjadi kewajiban setiap warga negara untuk mengikuti pendidikan dari setiap jenjang yang ada, dari mulai pendidikan usia dini hingga perguruan tinggi. Pendidikan juga sebagai kebutuhan masing-masing individu dalam menumbuhkan dan mengembangkan kemampuan baik dari segi intelektual, emosional, hingga aspek sosialnya. Pendidikan anak usia dini menjadi tonggak perjalanan seseorang serta bekal menuju masa depan. Maka dari itu, Pendidikan Anak Usia Dini sangatlah penting. Pada masa tersebut, pendidikan dijadikan sebagai stimulus pertumbuhan serta perkembangan jasmani maupun rohani sang anak, sehingga mereka pun memiliki kesiapan mental untuk mengikuti pendidikan lebih lanjut. Selain itu, inilah beberapa hal yang membuat Pendidikan Anak Usia Dini sangatlah penting!
- Masa keemasan seseorang yaitu pada usia 0 hingga 5 tahun. Masa ini adalah saat-saat dimulainya pembentukan mental serta karakter anak.
- Usia 4 tahun pertama adalah masa di mana anak berada pada periode kritis yang akan berpengaruh pada perkembangan sang anak hingga dewasa nanti.
- Anak-anak dapat mempersiapkan kesiapan mentalnya serta belajar dalam menghadapi masa sekolah serta masa depannya.
- Pendidikan Usia Dini sebagai peletak dasar dalam menumbuhkembangkan fisik, kecerdasan, emosional, serta bahasa dan komunikasi yang akan membantu sang anak dalam bersosialisasi.
Pendidikan Anak Usia Dini bisa dikatakan sebagai POM Bensin yang mengisi penuh sang anak, sehingga mesinnya bisa langsung jalan dan digunakan, meskipun di tempat baru sekaligus. Tak sedikit, lembaga yang mewadahi pendidikan anak sebelum pra sekolah. Hal ini juga terbukti sang anak memiliki kesiapan yang lebih dibandingkan mereka yang tidak mendapatkan pendidikan di usia dini. Pertumbuhan dan perkembangan anak tentunya didukung juga oleh orang tua yang bijak dalam meningkatkan potensi anak melalui gizi serta nutrisi yang diberikan dan satu hal yang paling penting adalah perhatian dan kasih sayang pada sang anak.
