Bernas.id ? Tidak bisa ditampik lagi bahwa merokok dapat menimbulkan berbagai macam penyakit, salah satunya adalah kanker paru-paru. Berdasarkan data dari Parkway Cancer Care Singapore, lebih dari 80% penyebab kanker paru-paru di seluruh dunia berasal dari rokok tembakau. Bahan-bahan yang terdapat di dalam rokok pun sangat berbahaya dan dapat merusak sel paru-paru.
Kanker paru-paru merupakan penyakit yang berasal dari jaringan paru-paru. Selain rokok, penyebab lainnya adalah polusi udara, riwayat keluarga, radon, arsenik, dan paparan racun lainnya. Menurut Parkway Cancer Care Singapore, terdapat dua tipe kanker paru-paru:
1. Kanker Paru-Paru Non-Sel Kecil (NSCLC)
Kanker paru-paru tipe ini pertumbuhan dan persebarannya lebih lambat dibanding SCLC, dan merupakan tipe paling umum dari kanker paru-paru.
Kanker paru-paru non-sel kecil memiliki beberapa tahapan:
- Tahap okultisme, pada tahap ini sel kanker ditemukan pada dahak atau sampel air.
- Stadium 0, sel kanker ditemukan pada lapisan paru-paru terdalam. Tumor belum berkembang menembus lapisan ini.
- Stadium I, sel kanker terbatas pada area paru-paru saja. Sedangkan jaringan di sekitar paru-paru normal
- Stadium II, kanker menyebar ke kelenjar getah bening, dinding dada, diafragma, lapisan paru-paru, atau lapisan luar yang mengelilingi jantung.
- Stadium III, kanker menyebar hingga kelenjar getah bening pada area dada antara jantung dan paru-paru. Kemungkinan juga terinfeksi pada saluran darah dan bagian leher bawah.
- Stadium IV, kanker menyebar ke bagian tubuh lainnya, dan tidak dapat diangkat melalui pembedahan.
2. Kanker Paru-Paru Sel Kecil (SCLC)
SCLC memiliki pertumbuhan dan penyebaran cepat ke pembuluh darah dan anggota tubuh lainnya. SCLC memiliki dua tahapan:
- Tahap terbatas, yaitu kanker ditemukan pada satu sisi paru-paru dan jaringan terdekat.
- Tahap Ekstensif, yaitu kanker ditemukan pada jaringan dada di luar paru-paru dimana tempat awal persebaran.
Untuk mencegah penyakit kanker paru-paru ini, satu-satunya cara adalah dengan berhenti merokok atau tidak memulainya sama sekali. Dalam Islam pun juga dijelaskan:
?Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan?. (QS. Al Baqarah: 195)
?Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu?. (QS. An Nisaa: 29)
Rasulullah shalallahu alaihi wasallam juga bersabda:
?Tidak boleh (menimbulkan) bahaya dan juga tidak oleh membahayakan (orang lain).? (Hadits Riwayat Ibnu Majah, kitab Al-Ahkam 2340)
Merokok termasuk membinasakan diri sendiri, karena dapat merusak organ tubuh lainnya. Bukan hanya perokok aktif, namun perokok pasif pun juga dapat mengalami dampaknya. Jadi bukan hanya merugikan diri sendiri, merokok juga dapat merugikan orang lain. Yuk, segera tinggalkan hal-hal yang dapat merusak diri sendiri dan orang lain.
