Bernas.id ? Pernahkah Anda menggunakan emoji tanggapan marah di Facebook? Emoji tersebut lazimnya digunakan untuk mengekspresikan rasa geram seseorang atas suatu postingan di media sosial. Namun, ternyata emoji tersebut bukan hanya dapat ditemui di dunia maya, tetapi juga di dunia nyata.
Voice of America mengabarkan kalau sebanyak ribuan pelajar dan mahasiswa di Hongaria menggelar aksi protes pada hari Jumat (19/1/2018) di depan gedung parlemen kota Budapest. Apa yang membuat aksi demonstrasi ini terlihat unik adalah sejumlah peserta terlihat mengusung selebaran berwarna putih dengan gambar emoji marah.
Selain memamerkan gambar emoji, para demonstran juga mengusung papan berisi tulisan-tulisan bernada sarkastik. Beberapa contoh dari tulisan tersebut adalah ?saya dapat merasakan kalau saya jadi semakin bodoh? serta ?otak saya menciut?.
Demonstrasi ini sendiri digelar sebagai wujud protes mereka terhadap sistem pendidikan di Hongaria. Menurut mereka, pendidikan di Hongaria terlalu terfokus pada aspek hafalan semata. Namun kurang memperhatikan aspek yang mendorong pelajar supaya bertindak lebih kritis atau kreatif.
?Ini pada dasarnya adalah aksi protes untuk perbaikan. Namun kami juga menganggap aksi protes ini sebagai aksi kontra pemerintah karena aksi ini turut mengkritik hasil kerja pemerintah di sektor pendidikan,? kata salah seorang demonstran berusia 17 tahun yang bernama Balazs Fuzfa.
Para demonstran lantas meminta supaya ada perubahan di sektor pendidikan. Beberapa usulan perubahan yang mereka ajukan adalah ada opsi bagi murid untuk bebas memilih buku sekolah, pemberian hak yang lebih besar bagi kaum murid untuk menyamapikan uneg-uneg, dan pengurangan jam wajib sekolah.
Hongaria sekarang dipimpin oleh Perdana Menteri Viktor Orban yang sudah menjabat sejak tahun 2010. Oleh para pengkritiknya, Orban dikecam karena dianggap gagal memperbaiki sektor pendidikan negara dan mencegah kaburnya orang-orang berbakat Hongaria ke Eropa Barat.
